Hidayatullah.com—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan sekira 31 petinggi anggota Negara Islam Indonesia (NII) akan mencabut baiatnya ke Panji Gumilang. Menurut Kang Emil, demikian panggilan akrabnya, 31 orang pejabat struktural NII itu mengaku sudah insyaf dan melakukan komitmen kembali setia pada NKRI.
Ikrar setia ini dilakukan dalam sebuah upacara, kemudian mereka memberikan testimoni. Emil mengatakan, pejabat NII yang insyaf tersebut mengaku menyesal dan mereka akan mengajak struktur lain untuk melakukan hal yang sama.
Menurut Emil, selama ini mereka berperan mengumpulkan dana untuk Ponpes Al-Zaytun, yang memiliki anggaran belasan triliun rupiah. Emil mengaku telah memimpin ikrar kesetiaan pimpinan NII kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlangsung hari Ahad (27/8/2023).
“Saya memimpin dan menyaksikan langsung prosesi ini. Dilaksanakan di Gedung Sate di sore tadi. Dilanjutkan dengan testimoni bagaimana puluhan tahun mereka melakukan makar bawah tanahnya terhadap NKRI,” demikian tulis Ridwan Kamil di akun Instagramnya.
Menurutnya, NII adalah nyata. Karena itu tidaklah kaget bagaimana Al Zaytun bisa mengumpulkan dana luar biasa banyaknya.
“Memang NII masih nyata. Versi mereka, polanya pengumpulan dana. Makanya jangan kaget kalau Al-Zaytun punya anggaran sampai belasan triliun, aset dimana-mana,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Senin (28/8/2023).
Dalam pesanya ia juga menyampaikan, kepada mereka yang bertaubat, negara akan merangkul dan memberikan perlindungan dan solusi-solusi bagi masa depan mereka. Pihaknya mengaku telah memonitor secara khusus melalui BIN, BNPT dan Kesbangpol.
“Jika sudah siap untuk kembali ke pangkuan NKRI, Hubungi @bakesbangpol_jabar dan Bpk Muhammad Budi Setyawan, Di no 082246998827,” demikian tulisnya.*