Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Orang Dekat Melania Trump Rilis Buku Ungkap Kekacauan di Gedung Putih

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juli 2020 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juli 2020 09:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bekas pembantu Melania Trump, yang mengawasi penyelenggaraan upacara pelantikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, telah menulis sebuah memoar berisi kisah 15 tahun persahabatannya dengan ibu negara AS itu dan kekacauan yang tampak di Gedung Putih.

Stephanie Winston Wolkoff ditunjuk sebagai penasihat tidak dibayar bagi ibu negara AS Melania Trump sesaat setelah Donald Trump memenangi pemilihan presiden AS tahun 2016. Dia memainkan peran penting dalam mengantarkan Melania Trump melewati masa transisi dari seorang istri pengusaha New York menjadi seorang ibu negara di Gedung Putih. Wolkoff banyak memberikan masukan untuk Melania terutama di bidang politik.

Namun pada bulan Februari 2018, Wolkoff didepak dari posisinya itu setelah muncul laporan bahwa perusahaannya menerima pembayaran $26 juta untuk membantu mengatur penyelenggaraan pelantikan Trump tahun 2017 yang megah berikut acara-acara lain yang berkaitan. Kala itu, Wolkoff mengatakan perusahaannya hanya mendapat total $1,62 juta yang habis dibagikan kepada para stafnya. Sejak itu dia menentang “pemecatannya” dan mengklaim dirinya “dicampakkan ke bawah bus”.

Winston Wolkoff kemudian bekerja sama dengan pihak kejaksaan di Manhattan, New York, yang membuka penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan dana sekitar $107 juta oleh panitia pelantikan Trump tahun 2017 yang dikumpulkan dari donasi.

Buku memoar berjudul “Melania and Me” tersebut dipublikasikan oleh Gallery Books dan dicetak oleh Simon & Schuster, dan akan dirilis pada tanggal 1 September, menurut laporan majalah Vanity Fair yang dilansir The Guardian Senin (6/7/2020).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Memoar itu menceritakan bagaimana Winston Wolkoff “menavigasi Gedung Putih dan East Wing”, di mana ibu negara berkantor (presiden berkantor di West Wing). Di dalamnya juga diceritakan awal persahabatan Stephanie Winston Wolkoff dengan Melania Trump yang bermula di New York sampai menjadi pendamping Melania memasuki kehidupan di Gedung Putih, hingga didepak secara tiba-tiba dari posisinya sebagai orang kepercayaan ibu negara AS tersebut.

Winston Wolkoff sejak lama dipandang sebagai teman karib Melania Trump. Sebagai seorang sosialita, dia pernah bekerja di majalah bergengsi Vogue dan dikenal sebagai orang penting dan berjasa menyelenggarakan Met Gala, sebuah acara penggalangan dana yang dihadiri para pesohor dunia hiburan dan bisnis guna kepentingan Metropolitan Museum of Art’s Costume Institute di New York.

Ketika keduanya berpisah jalan pada tahun 2017, Winston Wolkoff berkata kepada New York Times, “Saya berharap masih menjadi sumber kepercayaan yang memberikan masukan dan dukungan dalam hal-hal informal,”

Menurut laporan Daily Beast, sebuah ulasan di Google Books menyebutkan bahwa buku itu mengungkap hal-hal mengejutkan tentang 15 tahun persahabatan penulis dengan Melania Trump dan pengamatannya terhadap kondisi yang paling kacau-balau sepanjang sejarah Gedung Putih. Sebagaimana diketahui, sejumlah orang yang memiliki pengalaman lama bekerja di gedung pusat pemerintahan Amerika Serikat itu mengatakan suasananya tidak pernah sekacau ketika Donald Trump menjabat presiden.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bukuDonald TrumpMelania TrumpmemoarStephanie Winston Wolkoff
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aljazair Minta Prancis Meminta Maaf atas Penjajahan Masa Lalu
Tulisan selanjutnya Turki Siap Merespon Jika Uni Eropa Memberlakukan Sanksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?