Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

JMM Minta Polisi Memproses Publik Figur yang Mempromosikan Judi Online  

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2023 12:55 12:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Agustus 2023 12:48
Bagikan
Dittipidsiber Bareskrim Polri menangkap 31 pelaku pengelola judi online di Bali/PMJ News
Bagikan

Hidayatullah.com—Maraknya judi online membuat lembaga masyarakat gerah. Karena itu, Jaringan Muslim Madani (JMM) meminta Polri lebih tegas dan adil menindak pihak-pihak yang terlibat dan mempromosikan situs judi online tanpa pandang bulu, termasuk selegram dan influencer.

“Kami (JMM) mengapresiasi langkah Polri menindak pihak-pihak yang mempromosikan situs judi online seperti penyidikan terkait sponsor liga satu sepakbola Indonesia, penangkapan selebgram yang mempromosikan judi online dan terbaru terkait rencana pemanggilan artis Wulan Guritno,” kata Direktur Eksekutif JMM, Syukron Jamal kepada media, Kamis (31/8/2023).

Syukron menilai penegakan hukum bagi pelaku endorse atau promotor judi online masih belum adil merata terutama yang terkait melibatkan publik figur. Untuk itu pihaknya meminta Polri untuk tidak ragu bertindak dan menunggu viral atau adanya aduan.

Selain menindak para promotornya, JMM juga meminta Polri menindak dan menyisir pemilik, pembuat, pendana atau bandarnya judi online yang kian mengkhawatirkan ini.

“Dalam catatan kami masih banyak yang belum tersentuh hukum padahal infonya sudah terang benderang seperti beberapa publik figur yang pernah mempromosikan judi online itu, segera tindak itu,” tegas Syukron.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

JMM menegaskan bahwa judi online saat ini menjadi problem sosial serius di masyarakat, untuk itu Syukron meminta pihak terkait dalam hal ini pemerintah dan aparat hukum memberikan perhatian khusus.

Selain penindakan juga perlu langkah pencegahan seperti pemblokiran situs judi online dan literasi digital bagi masyarakat.  “Kami banyak menerima laporan keluhan masyarakat tentang bagaimana judi online ini berdampak serius merusak harmonisasi kehidupan sosial dan kehidupan rumah tangga seperti terlilit hutang. Ditengah situasi ekonomi yang sulit seperti ini bisa saja ini menjadi ledakan masalah sosial yang lebih besar,” ujarnya.

Tawaran mengendorse atau mempromosikan situs judi online memang kerap menyasar pada publik figur juga konten kreator yang memiliki followers banyak. Biasanya tawaran datang langsung melalui email atau pesan langsung medsos.

Melalui iming-iming bayaran tinggi membuat banyak seleb medsos yang tergoda dan menjalankan baik secara terang-terangan mencantumkan link atau backling, gambar maupun terselubung diselipkan dalam pesan konten yang dipublikasikan.

JMM mengingatkan siapapun jangan coba-coba mengendorse atau mempromosikan judi online tersebut karena bisa dijerat UU ITE Pasal 45 ayat 2 Juncto 27 ayat 2. Dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda sekitar Rp1 miliar.

“Jadi tolong ini para publik figur juga untuk memiliki tanggung jawab moral, jangan hanya demi cuan pribadi tapi merusak tatanan kehidupan sosial masyarakat kita akan judi online. Tidak ada yang hidupnya jadi lebih baik dari judi,” pungkasnya.

Hari Rabu (30/8/2023), Direktur Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengingatkan para artis, selebgram dan influencer tidak mempromosikan judi online. Bareskrim mengingatkan ancaman pidana para pelaku yang mempromosikan judi online.

“Jadi saya dengan tegas mengimbau teman-teman selebgram, influencer, artis berhenti untuk mempromosikan ini (judi online), nanti dalam waktu dekat kami lakukan pemanggilan terhadap yang tadi disebutkan viral (daftar artis, influencer di iklan judi online),” kata Vivid di Bareskrim Polri di Jakarta.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineinfluencerJaringan Muslim MadaniJMMjudi onlinepolisipublik figureselegram
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Israel Ingin Satu Juta Yahudi di Tepi Barat pada 2050
Tulisan selanjutnya Tangan Kita Menunjukkan Kondisi Kesehatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?