Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Maroko Diguncang Gempa 6,8 SR, Korban Capai 300 Orang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 September 2023 12:45 12:45 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2023 13:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah gempa bumi dahsyat melanda Maroko, menewaskan sedikitnya 296 orang, merusak bangunan-bangunan di kota-kota besar dan membuat orang-orang yang panik berhamburan ke jalan-jalan dan gang-gang dari ibukota Rabat hingga Marrakech, tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi di negara itu.

Daftar isi
  • ‘Getaran yang sangat keras’
  • Gempat Terasa di Aljazair
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Gempa berkekuatan 6,8 Skala Ritcher yang terjadi pada Jumat malam itu juga melukai lebih dari 150 orang, kata Kementerian Dalam Negeri Maroko pada hari Sabtu.

Dua puluh tujuh orang tewas di wilayah kota wisata Marrakech, 320 kilometer sebelah selatan ibukota Rabat, dan empat orang lainnya di provinsi Ouarzazate di sebelah selatan, demikian dilaporkan media lokal.

Kantor berita Reuters mengutip seorang pejabat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa puluhan orang tewas, sebagian besar di daerah-daerah yang sulit dijangkau di selatan Marrakech.

US Geological Survey (USGS) mengatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan 6,8 SR dan terjadi di kedalaman 18 kilometer di bawah permukaan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dikatakan bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 11:11 siang [waktu setempat] dan berpusat sekitar 56,3 kilometer sebelah barat Oukaimeden, sebuah resor ski yang populer di Pegunungan Atlas.

Gempa tersebut juga berada di dekat Toubkal, puncak tertinggi di Afrika Utara.

‘Getaran yang sangat keras’

Di Marrakech, beberapa rumah di kota tua yang padat telah runtuh dan orang-orang bekerja keras dengan tangan untuk menyingkirkan puing-puing sambil menunggu alat berat, kata penduduk setempat, Id Waaziz Hassan.

Warga Marrakech lainnya, Brahim Himmi, mengatakan bahwa ia melihat ambulans keluar dari kota tua dan banyak fasad bangunan yang rusak.

Ia mengatakan bahwa orang-orang ketakutan dan tetap berada di luar untuk berjaga-jaga jika terjadi gempa susulan.

Orang-orang di Rabat, sekitar 350 km sebelah utara Ighil, dan di kota pesisir Imsouane, sekitar 180 km di sebelah baratnya, juga melarikan diri dari rumah mereka, karena takut akan gempa yang lebih kuat, menurut saksi mata Reuters.

Beberapa video yang dibagikan di media sosial, yang tidak dapat segera diverifikasi oleh TRT World, tampaknya menunjukkan setidaknya satu bangunan runtuh dan reruntuhan di jalanan.

Video lainnya menunjukkan orang-orang berlarian keluar dari pusat perbelanjaan, restoran dan gedung-gedung apartemen dan berkumpul di luar.

“Kami merasakan getaran yang sangat keras, dan saya menyadari bahwa itu adalah gempa bumi,” kata Abdelhak El Amrani, seorang pria berusia 33 tahun di Marrakech, kepada kantor berita AFP melalui telepon.

“Saya dapat melihat gedung-gedung bergerak. Kami tidak memiliki refleks untuk situasi seperti ini. Kemudian saya keluar dan ada banyak orang di sana. Semua orang terkejut dan panik. Anak-anak menangis dan para orang tua kebingungan.”

“Listrik padam selama 10 menit, begitu pula jaringan [telepon], tetapi kemudian kembali menyala. Semua orang memutuskan untuk tetap berada di luar rumah,” tambahnya.

Fayssal Badour, seorang warga Marrakech lainnya, mengatakan kepada AFP bahwa ia sedang mengemudi saat gempa terjadi.

“Saya berhenti dan menyadari betapa dahsyatnya bencana ini. Itu sangat serius, seolah-olah sebuah sungai meledak di tepiannya. Teriakan dan tangisan tak tertahankan,” katanya.

Media lokal melaporkan satu keluarga terjebak di reruntuhan setelah rumah mereka runtuh di kota Al-Haouz, pusat gempa.

Rumah sakit di Marrakech mengalami “gelombang besar” korban luka, demikian laporan media lokal.

Media lokal Maroko melaporkan bahwa gempa tersebut merupakan gempa paling kuat yang melanda negara tersebut hingga saat ini.

Gempat Terasa di Aljazair

Gempa ini juga terasa di Portugal dan negara tetangga Aljazair, di mana Pertahanan Sipil Aljazair mengatakan bahwa gempa ini tidak menyebabkan kerusakan atau korban jiwa.

Pada tahun 2004, sedikitnya 628 orang tewas dan 926 lainnya terluka ketika gempa bumi menghantam Al Hoceima di timur laut Maroko.

Pada tahun 1980, gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter di negara tetangga, Aljazair, merupakan salah satu gempa bumi terbesar dan paling merusak dalam sejarah.

Gempa ini menewaskan 2.500 orang dan menyebabkan sedikitnya 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempa bumiGempa Marokomaroko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milad ke-109 Tahun: Al-Irsyad Al-Islamiyyah  Pilih Netral dalam Pemilu
Tulisan selanjutnya Korban TTPO Warga Kuba Disuruh Berperang ke Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

14 Juli 2026 21:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?