Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Di Depan Narendra Modi, Erdogan Bersumpah untuk Menghadapi Kejahatan Anti-Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 September 2023 14:34 2:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 September 2023 11:00
Bagikan
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dan PM India Narendra Modi
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan bersumpah bahwa Turki tidak akan tinggal diam terhadap tindakan kejam Islamofobia dan xenofobia. Pernyataan ini disampaikan Erdogan kepada pemimpin dunia di KTT G20 New Delhi, India, salah satu negara yang saat ini berdiam diri saat banyak umat Islam dianiaya.

Pernyataan Erdogan yang disampaikan di depan Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan tindakan pembakaran Al-Quran adalah kejahatan rasial yang tidak dapat disangkal dan tidak dapat dibenarkan sebagai bentuk kebebasan berekspresi, demikian dikutip TRT World.

Erdogan menyatakan bahwa adalah tugas negara-negara yang mengizinkan tindakan tersebut untuk segera mengevaluasi dan merevisi undang-undang mereka yang ada. Sebagaimana diketahui, sentimen anti-Islam menguat di India beberapa tahun ini sejak Narendra Modi menjadi perdana menteri.

Di dalam forum itu ia juga melakukan percakapan singkat dengan Presiden AS Joe Biden membahas tentang jet tempur F16. “Kami berbicara sebentar dengan Biden. Kami juga membahas masalah F16,” kata Erdogan dalam konferensi pers yang dikutip TRT.

Ankara meminta jet tempur F16 dan peralatan modernisasi pada Oktober 2021. Kesepakatan senilai $6 miliar tersebut mencakup penjualan 40 jet tempur serta peralatan modernisasi untuk 79 pesawat tempur yang sudah ada dalam inventaris Angkatan Udara Turki.

Baca Juga

Persatuan Ulama Muslim Internasional Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, Serukan Aliansi Umat Islam
19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT

Departemen Luar Negeri secara informal telah memberi tahu Kongres tentang potensi penjualan tersebut.

Namun, anggota parlemen penting di Capitol Hill telah berjanji untuk membatalkan kesepakatan tersebut karena sejumlah tuntutan, termasuk persetujuan pembelian bergantung pada sikap Ankara terhadap upaya Swedia untuk bergabung dengan NATO.

Ankara menegaskan pembelian jet tempur tersebut tidak hanya akan memperkuat Turki tetapi juga NATO. Kemungkinan masuknya Swedia ke NATO bergantung pada kebijaksanaan Parlemen Turki, kata Erdogan.

“Saya tidak dalam posisi di mana saya bisa membuat keputusan sendiri. Itu harus disetujui oleh Parlemen (Turkiye). Swedia harus memenuhi kewajibannya,” katanya.

Turkiye menekankan upaya Swedia untuk bergabung dengan NATO dan pembelian F16 oleh Turkiye dari AS tidak boleh dikaitkan satu sama lain.

Para pemimpin G20 berkumpul di New Delhi dalam pertemuan puncak dua hari dengan tema “Satu Bumi, Satu Keluarga, Satu Masa Depan” tanpa kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.*

Yuk bergabung bersama Gerakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar bersama https://dakwah.media/

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-IslamHeadlineIndiaislamofobiaKTT G20Narendra ModiRecep Tayyip ErdoganTurkiyexenofobia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan?
Tulisan selanjutnya Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Sejarah
17 Agustus 2026 07:05
‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China

Terbaru

  • Persatuan Ulama Muslim Internasional Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, Serukan Aliansi Umat Islam
  • Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
  • 19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
  • Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
  • Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
  • 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
  • ‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?
  • Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
  • Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar
  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?

18 Agustus 2026 11:39
pengungsi rohingya
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

18 Agustus 2026 05:00
Berita

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

17 Agustus 2026 20:07
Berita

Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu

17 Agustus 2026 18:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?