Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Massa Ekstremis Hindu Melempari Masjid dengan Batu dan Menyerang Toko Milik Muslim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 September 2023 09:28 9:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2023 21:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Massa ekstremis Hindu menyerang sebuah masjid dan tempat usaha Muslim saat perayaan Hindu di negara bagian Gujarat, India barat. Massa ekstremis Hindu melempari masjid dengan batu dan menyerang toko-toko Muslim, demikian dikutip akun Middle East Monitor, @MiddleEastMnt.

Breaking: Muslim mob brutally attacked the Shiv Yatra procession with heavy stone pelting from nearby Mosque 🕌 area

They attacked the procession of Hindu deity in Thasra city of Kheda dist in Gujarat. pic.twitter.com/apDucMDyaq

— Ashwini Shrivastava (@AshwiniSahaya) September 15, 2023

Dalam video berdurasi 59 detik terlihat  massa berhenti di luar masjid dan mulai melempar batu di dekat pintu masuk berwarna merah muda. Sebuah proyektil dilemparkan ke belakang dan kerumunan mulai melempari Muslim ke dalam masjid

Negara bagian ini berbatasan dengan Pakistan dan telah menjadi sarang kekerasan komunal selama beberapa dekade, terutama ketika ribuan Muslim terbunuh dalam pogrom Gujarat tahun 2002. Perdana Menteri India saat ini Narendra Modi mendapat sanksi internasional atas perannya dalam kerusuhan komunal.

15 September lalu, seorang pria Muslim, Nurul Hassan dibunuh massa Hindu yang menyerang sebuah masjid di desa Pusesavali, distrik Satara, Maharashtra. Hassan, seorang insinyur sipil berusia 31 tahun, meninggalkan rumahnya untuk shalat Isya di masjid terdekat.

Pamannya Mohammad Siraj mengatakan ada sekitar 15 orang di dalam masjid dan salat sedang berlangsung ketika mereka mendengar keributan di luar. Massa Hindu mengepung masjid, meneriakkan slogan-slogan anti-Muslim dan melontarkan komentar-komentar yang menghasut tentang Islam. “Sekitar 150-200 umat Hindu berkumpul di luar masjid dan mulai melemparkan batu, merusak beberapa kendaraan yang diparkir,” kata Ayah Hassan, Muhammad Liyaqat,  dikutip Al Jazeera.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada Al Jazeera bahwa massa mendobrak pintu masjid dan menerobos masuk. Menurut warganet yang melaporkan, massa membawa senjata tajam, tongkat besi, dan pentungan saat melakukan serangan.

Bulan Juli 2023, kekerasan meletus antara umat Hindu dan Muslim setelah prosesi perayaan Hindu di lingkungan Muslim Nuh, dekat New Delhi. Selama kerusuhan, sebuah masjid dibakar dan seorang wakil imam dibunuh dan ratusan rumah umat Islam dihancurkan.

Terpilihnya Modi pada tahun 2014 telah mendorong supremasi Hindu yang melihat India sebagai negara Hindu dan berusaha untuk meminggirkan 200 juta komunitas Muslim minoritas yang kuat di negara itu.

Sejak Modi berkuasa, India menyaksikan serangan terhadap warga muslim setiap harinya. Stereotip berubah menjadi ujaran kebencian yang kemudian termanifestasi dalam hukuman mati oleh publik yang main hakim sendiri.

Islamofobia semakin membesar di kalangan masyarakat Hindu. Banyak  kota negara itu diganti namanya untuk menghapus jejak yang berkaitan dengan sejarah muslim, sedangkan umat muslim di wilayah metropolitan terus-menerus menghadapi bias structural.*

Yuk bantu dakwah media bersama hidayatullah.com BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekstremis HinduGujaratHeadlineHindu IndiaIndiamasjid Indiamuslim India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Ogoh-ogoh Itu Milik Saudara Kita Hindu, Jangan Diadopsi!
Tulisan selanjutnya 12 Muslim AS Menggugat Pengawasan FBI di Departemen Kehakiman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?