Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Atasi Macet Ala Singapura Biaya Kepemilikan Mobil Dibuat Mahal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2023 22:16 10:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Oktober 2023 22:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Biaya sertifikat kepemilikan mobil keluarga berukuran besar di Singapura melonjak ke rekor tertinggi baru menjadi S$146,002 ($106,619). Singapura memberlakukan sistem certificate of entitlement (COE) yang berlaku per 10 tahun pada 1990 sebagai upaya penanggulangan kemacetan lalu lintas di jalan raya.

Setiap orang yang ingin memiliki kendaraan pribadi di Singapura harus mendapatkan COE terlebih dahulu untuk membeli sebuah mobil.

Sertifikat itu dijual melalui lelang yang digelar setiap dua pekan. Pihak pemerintah yang mengendalikan berapa jumlah sertifikat yang dijual.

Dengan pajak dan bea masuk (impor), sistem ini menjadikan Singapura negara termahal di dunia untuk membeli mobil.

Contohnya, Toyota Camry Hybrid standar baru berharga sekitar S$250.000 di Singapura, sudah termasuk biaya COE dan pajak. Harga ini sekitar enam kali lebih mahal dibandingkan di Amerika Serikat.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Ada jenis COE berbeda untuk mobil kecil, sepeda motor, dan kendaraan komersial. Biaya COE mencapai rekor tertinggi selama beberapa bulan berturut-turut ketika pemulihan pascapandemi Covid-19 juga meningkatkan permintaan dan menjelang pemangkasan rabat biaya sertifikat pada tahun depan.

COE terendah untuk sebuah mobil berharga S$104.000, yang meningkat hampir tiga kali lipat sejak tahun 2020 ketika permintaan mobil baru berkurang selama pandemi.

Kategori COE yang disebut “Open”, yang dapat digunakan untuk membeli jenis mobil apapun, juga menyentuh rekor tertinggi S$152.000.

Alice Chang dari Toyota Borneo Motors mengatakan kepada BBC bahwa dia menduga kenaikan biaya COE disebabkan kuatnya permintaan akan mobil baru.

“Setiap kali kami memiliki mobil mewah, pembeli mengantri di luar toko,” ujarnya, seperti dikutip BBC Kamis (5/10/2023).

Meskipun wilayahnya relatif kecil, Singapura selalu menempati peringkat sebagai salah satu negara dengan jumlah jutawan terbanyak di dunia.

Namun, bagi masyarakat kebanyakan di Singapura, dengan gaji rata-rata sekitar S$70.000, skema COE mempersulit mereka untuk memiliki kendaraan pribadi.

Pemerintah giat mendorong warganya untuk menggunakan transportasi umum, yang tergolong salah satu terbaik di dunia.

Tahun lalu, lebih dari S$60 miliar dianggarkan untuk memperluas dan memperbarui jaringan kereta api negara tersebut selama dekade berikutnya.

Di Singapura, yang berpenduduk sekitar 5,5 juta jiwa, hanya ada kurang dari 1 juta mobil pribadi yang beredar pada akhir tahun lalu.

Jumlah COE baru yang tersedia bergantung pada berapa banyak mobil lama yang disingkirkan dari jalan raya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kendaraan pribadimacetmobilsingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arkeolog Temukan Fosil Rahang Kucing Besar, Diyakini Hewan Sirkus Kuno
Tulisan selanjutnya Malaysia Minta Pemasok Utama Beras ASEAN Dahulukan Ekspor ke Negara Anggota

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?