Hidayatullah.com—Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi antara Palestina-’Israel’ yang menewaskan ratusan korban jiwa. Indonesia juga mendesak agar akar masalah utama diselesaikan guna menghindari semakin bertambahnya korban.
“Indonesia sangat prihatin dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Palestina-’Israel’. Indonesia mendesak agar tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia,” tulis Kemlu melalui platform media sosial X, Ahad, 8 Oktober 2023.
Kemlu mengatakan akar konflik tersebut harus segera diselesaikan sesuai dengan parameter yang sudah disepakati Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Akar konflik tersebut, yaitu pendudukan wilayah Palestina oleh ‘Israel’ harus diselesaikan, sesuai parameter yang sudah disepakati PBB,” tulisnya.
Diketahui ratusan korban jiwa berjatuhan akibat serangan pejuang kemerdekaan Palestina dan pemboman oleh pihak penjajah.
Data sementara korban dari Palestina hingga Ahad malam sebanyak 256 warga syahid dan 1788 warga lainnya cedera karena serangan bom Zionis.
Meski demikian, Kementerian Kesehatan Palestina tidak merinci lebih lanjut wilayah mana saja yang membuat ratusan warga Palestina kehilangan nyawanya. Kementerian juga tidak menjelaskan apabila warga yang wafat merupakan kelompok pembebasan kemerdakaan Palestina atau warga sipil di Gaza.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan ‘Israel’ melaporkan sebanyak 908 korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit. Namun berita Channel 12 berbahasa Ibrani mengungkapkan bahwa setidaknya 100 warga tewas dan 1000 di antaranya terluka parah, belum lagi para prajurit yang ditawan Al-Qassam.*