Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Moskow Tak Akan Ekstradisi Snowden ke Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juli 2013 10:17 10:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2013 10:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Moskow mengatakan lembaga intelijennya, FSB, sedang dalam pembicaraan dengan biro intelijen Amerika Serikat FBI tentang masalah Edward Snowden. Tetapi Kremlin tidak akan mengekstradisinya ke AS, kata seorang jurubicara pemerintah Rusia.

“Rusia tidak pernah mengekstradisi siapapun, dan tidak akan mengekstradisi,” kata Dmitry Peskov, jurubicara presiden Rusia.

Peskov mengatakan, Presiden Vladimir Putin tidak menangani kasus mantan pegawai kontrak intelijen AS, CIA, itu. Sebab Snowden tidak meminta pertimbangan apapun dari presiden untuk menerima permohonan suakanya.

Masalah permintaan suaka sementara oleh Snowden, “tidak ada dalam agenda Putin,” imbuh Peskov.

Hari Jumat (26/7/2013) jurubicara Putin mengatakan bahwa Kepala FSB Aleksandr Bortnikov dan Kepala FBI Robert Mueller melakukan pembicaraan seputar Snowden, lansir Russia Today.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peskov juga menegaskan bahwa Snowden tidak akan membahayakan kepentingan Amerika Serikat.

Edward Snowden, teknisi keamanan jaringan komputer di lembaga-lembaga intelijen AS, membongkar ke publik dunia tentang program Prism, penyadapan massif oleh AS atas jalur komunikasi telepon dan internet dunia.

Mantan pegawai National Security Agency itu terjebak di Bandara Internasional Sheremetyevo di Moskow sejak tiba dari Hong Kong. Dari bandara itu Snowden berupaya mencari suaka ke berbagai negara.

Kepada sejawatnya di Rusia, pihak Jaksa Agung Amerika Serikat Eric Holder mengatakan bahwa Snowden tidak akan dihukum mati jika pemuda berusia 30 tahun itu dipulangkan ke negaranya.

“Snowden tidak akan disiksa. Penyiksaan adalah melanggar hukum di Amerika Serikat,” tulis Holder dalam suratnya kepada pihak Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Desmond Tutu Pilih Masuk Neraka Bersama Homoseksual
Tulisan selanjutnya Warganya Dikaitkan Terorisme, Muhammadiyah Beri Bantuan Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?