Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bersolidaritas untuk Warga Gaza, Jurnalis Yahudi Diserang Gerombolan Ekstremis Zionis

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2023 01:14 1:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Oktober 2023 05:00
Bagikan
Jurnalis Yahudi Ultra Ortodoks
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang jurnalis Yahudi ultra-Ortodoks terkenal “Israel” harus bersembunyi setelah rumahnya diserang oleh sekelompok ekstremis “Israel” sayap kanan. Serangan itu lantaran sang jurnalis menyampaikan solidaritas terhadap warga Palestina yang sedang dibombardir di Gaza.

Gerombolan ekstremis sayap kanan “Israel” mengepung rumah jurnalis bernama Israel Frey pada Sabtu malam, menembakkan suar ke udara dan mengancam akan membunuhnya.

Frey, yang merupakan kontributor Middle East Eye, secara terbuka mengkritik kebijakan “Israel” di Jalur Gaza, di mana lebih dari 2.750 warga Palestina telah terbunuh dalam serangan udara dalam 10 hari, dan bahkan membacakan doa pelayat Yahudi Kaddish untuk para wanita dan anak-anak Gaza.

Lebih dari 724 dari mereka yang terbunuh adalah anak-anak dan lebih dari 458 wanita.

Kerumunan massa meneriakkan “pengkhianat” beberapa kali dan mengatakan kepada para tetangga di pinggiran kota Tel Aviv yang ultra-Ortodoks, Bnei Brak, bahwa mereka tidak boleh menerima seorang “pembunuh” di gedung mereka seperti halnya mereka tidak akan menerima orang sekuler.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Setelah Frey berhasil mengevakuasi anak-anaknya tanpa bantuan polisi, para petugas akhirnya datang ke rumahnya untuk mengawalnya sekitar pukul 2:30 dini hari.

Menurut Haaretz, Frey mengatakan bahwa seorang petugas polisi dengan sengaja meludahinya ketika mereka menuju ke lantai bawah, dan ia dituduh mendukung Hamas ketika diantar ke mobilnya. Polisi “Israel” kemudian membantah klaim ini kepada surat kabar tersebut.

Menginformasikan kepada beberapa rekannya secara real time, Frey menuduh bahwa para pengunjuk rasa mengikuti mobilnya ketika ia berkendara ke Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv.

Menurutnya, para pengunjuk rasa adalah para pengikut ultra-Ortodoks dari rabi sayap kanan Meir Kahane. Kahane adalah pendiri kelompok ultranasionalis Kahane Chai, yang telah dihapus dari daftar “organisasi teroris asing” Amerika Serikat tahun lalu.

Frey juga dihadang oleh para pengunjuk rasa di rumah sakit, dan kemudian melarikan diri dari tempat kejadian dengan bantuan seorang teman. Middle East Eye memahami bahwa dia sekarang bersembunyi.

Serangan terhadap rumah Frey terjadi ketika Zionis “Israel” mempertimbangkan untuk menekan suara-suara yang mengkritik kebijakan dan tindakannya dalam perang di Gaza, dan organisasi-organisasi media yang kritis serta warga Yahudi yang anti Zionis menghadapi ancaman yang semakin meningkat.

Pertempuran dimulai pada tanggal 7 Oktober, ketika ratusan pejuang Palestina melancarkan serangan mendadak ke Israel dari Gaza, yang didukung oleh ribuan roket. Sekitar 1.400 Yahudi “Israel” tewas dalam serangan yang dipimpin Hamas tersebut, dan “Israel” mengatakan bahwa 199 warga lainnya dibawa ke Gaza sebagai sandera.

Sejak saat itu, Zionis telah membom Gaza tanpa henti, dan memutus pasokan makanan, air, listrik, dan internet ke daerah kantong tersebut.

Frey sebelumnya pernah mendapat masalah karena pandangannya tentang konflik Israel-Palestina. Pada bulan Desember, ia ditangkap karena memuji seorang warga Palestina yang diduga merencanakan serangan terhadap pasukan Zionis di Jaffa.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jalur GazajurnalisKonflik Palestina-IsraelMiddle East EyePerang Hamas-IsraelYahudi Ultra Ortodoks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mohamed Salah Donasikan Uangnya untuk Gaza
Tulisan selanjutnya Bekas Tawanan Hamas, Yasmin Porat Kesaksian Tawanan Hamas: ‘Pasukan Israel Membunuh Warganya Sendiri’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?