Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

33 Truk Bantuan Memasuki Gaza , Warga Berebut Masuk Gudang PBB

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2023 16:07 4:07 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Oktober 2023 16:10
Bagikan
Warga Palestina yang terjepit dan tertekan, berebut mengambil makanan dari gudang PBB di Deir al-Balah (tangkapan layar video di akun X)
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 33 truk bantuan memasuki Gaza, pada hari Ahad (29/102023), konvoi terbesar sejak pekan lalu ke wilayah Palestina di bawah serangan Zionis. Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), OCHA menyebutkan, truk-truk membawa air, makanan, dan pasokan medis ke Gaza, melewati perbatasan Rafah dan Mesir.

“Ini adalah pengiriman bantuan kemanusiaan terbesar sejak 21 Oktober, dengan pengiriman terbatas yang terus berlanjut,” kata OCHA dalam laporan terkini mengenai situasi di Gaza hari ini.

Sejauh ini, kata badan tersebut, total 117 truk telah memasuki Gaza melalui penyeberangan tersebut sejak pengiriman terbatas terus dilakukan ke wilayah Palestina yang dihuni oleh 2,4 juta orang, yang menghadapi pengepungan total dan pemboman Israel yang tiada henti.

Sebelum pengepungan Zionis, sekitar 500 truk yang membawa bantuan dan barang-barang lainnya memasuki Gaza setiap hari.  Ketua PBB Antonio Guterres juga menyuarakan keprihatinan bahwa Israel meningkatkan operasi militer di Gaza dan memperingatkan bahwa dunia sedang menyaksikan bencana kemanusiaan.

Seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menolak disebutkan namanya, kemarin mengatakan bahwa Israel berkomitmen mengizinkan 100 truk bantuan memasuki Gaza setiap hari, angka yang diklaim PBB untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

OCHA menyambut baik pengiriman bantuan terbaru ini namun menekankan bahwa bantuan dalam jumlah yang lebih besar diperlukan secara berkelanjutan untuk mencegah memburuknya situasi kemanusiaan yang mengerikan.

“Aliran bahan bakar sangat penting untuk mengoperasikan peralatan medis dan fasilitas air dan sanitasi,” katanya.

Dari 117 truk yang diizinkan masuk sejauh ini, kata mereka, total 70 kendaraan membawa perbekalan kesehatan, sementara 60 lainnya membawa makanan. Ia menjelaskan, hanya 13 truk yang mengangkut pasokan air dan perlengkapan sanitasi, kutip AFP.

Masuk Gudang PPP

Sementara itu, ribuan warga Gaza terpaksa masuk ke gudang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil barang-barang penting pada hari tersebut. Menurut Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA), hal ini menunjukkan bahwa rakyat Palestina telah mencapai ‘tingkat tekanan tertinggi’.

Salah satu gudang yang terletak di Deir al-Balah di Gaza tengah, merupakan tempat UNRWA menyimpan perbekalan yang dikirim oleh konvoi kemanusiaan yang menyeberang ke Gaza dari Mesir.

Rekaman dari Khan Younis di Gaza selatan menunjukkan sekelompok pria membawa kotak dan tas besar keluar dari gudang, mengangkatnya ke bahu atau memuatnya ke sepeda. UNRWA mengatakan, ini merupakan tanda mengkhawatirkan bahwa ketertiban umum mulai terganggu setelah tiga minggu perang dan pengepungan ketat di Gaza.

Menurut direktur komunikasi UNRWA, Juliette Touma, pemandangan di gudang dan pusat distribusi menunjukkan keputusasaan masyarakat. Ia mengatakan masyarakat Gaza telah mencapai titik kehancuran, kekecewaan dan keputusasaan yang sangat tinggi.

Pasokan bantuan ke Gaza telah terputus sejak Israel mulai membom wilayah padat penduduk Palestina.

Touma mengatakan UNRWA harus mengurangi skala operasi kemanusiaannya di daerah padat penduduk karena tidak dapat mendistribusikan bahan bakar ke beberapa fasilitas medis.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bantuan gazabantuan kemanusiaanHeadlineisraelkonvoi bantuanpalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tank ‘Israel’ Terguling, Seorang Tentara Zionis Tewas dan Lainnya Kritis
Tulisan selanjutnya Pengorbanan Konkret Putra Indonesia untuk Palestina pada Tahun 1930-an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?