Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kanada Melarang WeChat di Gawai Milik Pemerintah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2023 14:35 2:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Oktober 2023 14:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kanada mengumumkan larangan penggunaan aplikasi WeChat di gawai milik pemerintah.

Pemerintah Kanada khawatir aplikasi buatan China itu – yang terkadang terkadang disebut sebagai “everything app”, semacam WhatsApp, Facebook, Amazon dan Tinder dalam satu aplikasi – disalahgunakan untuk memata-matai penggunanya, lansir BBC Selasa (31/10/2023).

WeChat, dimiliki oleh perusahaan China Tencent, merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak dipergunakan orang. Aplikasi itu dipakai di mana-mana di China dan populer di Asia Tenggara dan di kalangan komunitas diaspora China.

Meskipun larangan itu berlaku segera, belum ada bukti bahwa ada informasi pemerintah yang dibocorkan lewat WeChat, kata Anita Anand, presiden Treasury Board of Canada, dalam sebuah pernyataan. Larangan itu diambil sebagai tindakan kehati-hatian.

Kanada juga mengambil tindakan terhadap Kaspersky, sebuah perusahaan keamanan siber berbasis di Rusia. Penggunanya harus menyingkirkan aplikasi Kapersky, dan di masa depan tidak dapat mengunduhnya lagi.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Meskipun TikTok disoroti tajam terkait risiko keamanannya, banyak pakar keamanan meyakini WeChat memiliki risiko lebih besar. Aplikasi ini kurang mendapat perhatian karena di kawasan Amerika Utara penggunanya dari kalangan pegawai pemerintahan tidak sebanyak TikTok.

Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berusaha melarang aplikasi tersebut pada tahun 2020 dengan mengeluarkan keputusan presiden, tetapi upaya itu dibatalkan oleh keputusan pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinakanadaTikTokWeChat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesultanan Oman Batalkan Kesepakatan, Oman Larang Pesawat ‘Israel’ Lintasi Wilayah Udaranya
Tulisan selanjutnya Sudah 122 Warga Palestina Dibunuh ‘Israel’ di Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?