Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kabut Asap Beracun di Delhi Usai Perayaan Hindu Diwali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 November 2023 15:21 3:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 November 2023 15:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Penduduk ibukota India, Delhi, bangun di pagi hari Senin (13/11/2023) dalam kondisi udara kotor berasap dan beracun usai Diwali, sebuah perayaan agama Hindu.

Penduduk di kota tersebut menyalakan petasan dan kembang api hingga Ahad larut malam meskipun ada larangan disebabkan tingkat polusi yang tinggi.

Selama berpekan-pekan kualitas udara Delhi beracun, mendorong pemerintah mengumumkan libur musim dingin lebih dini sekolah-sekolah guna melindungi anak-anak.

Sepanjang tahun ini, dan tahun-tahun sebelumnya, tingkat polusi udara kota itu sangat tinggi.

Masalah semakin buruk di musim dingin ketika para petani di negara-negara bagian di dekatnya membakar tanaman sisa panen. Angin yang berhembus pelan juga memerangkap polutan – termasuk asap yang dihasilkan dari petasan dan kembang api – di atmosfer lapisan terendah, menjadikan makhluk hidup kesulitan bernapas.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Pada pagi hari Senin ini, menurut aplikasi Sameer yang setiap jam menyajikan data terbaru dari lembaga pemantau polusi, Air Quality Index (AQI) yang tercatat oleh 37 stasiun pemantau di Delhi menunjukkan angka di atas 200, sementara di beberapa titik angkanya bahkan di atas 350, lansir BBC.

AQI mengukur tingkat PM 2.5 – partikel lembut di udara yang dapat masuk ke dalam saluran pernapasan manusia dan menghambat aliran udara di paru-paru. Tingkat antara 101 dan 200 dianggap “sedang”, sementara antara 201 dan 300 terkategori “buruk”, di atas 300 termasuk “sangat buruk”, lebih tinggi dari 500 tergolong “parah”.

Semakin lama orang terpapar udara berkualitas buruk, dia akan mengalami kesulitan bernapas dan kemudian jatuh sakit.

Mahkamah Agung India sudah melarang penggunaan petasan dan kembang api saat perayaan Diwali, hanya memperbolehkan jenis emisi rendah. Namun seperti biasanya, banyak penduduk melanggar larangan itu dan aparat tidak serius menindaknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DiwaliHindupolusi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dipersiapkan Bantu ‘Israel’ Lawan Hamas Anggota Pasukan Khusus Amerika Tewas di Laut Mediterania
Tulisan selanjutnya Ratusan Santri Tahfidz Hidayatullah Ternate Siap Meriahkan Silatnas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?