Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gencatan Senjata Dimulai Jumat Pagi Ini, Tahanan Palestina Segera Dibebaskan Hamas Bertahap

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 November 2023 10:06 10:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 November 2023 09:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gencatan senjata selama empat hari di Gaza antara penjajah ‘Israel’ dan Hamas akan dimulai pada Jumat pagi ini, sehari lebih lambat dari yang diumumkan semula, setelah para perunding menyusun rincian akhir dari kesepakatan, mengarah pada pembebasan puluhan sandera yang ditahan pejuang ditukar ratusan warga Palestina yang dipenjarakan Zionis.

Gencatan senjata kemanusiaan di Gaza akan dimulai pada pukul 7 pagi waktu Yerusalem (Baitul Maqdis) yang terjajah, hari Jumat (24/11/2023) pagi ini, diikuti dengan pembebasan gelombang pertama tawanan yang ditahan oleh Hamas beberapa jam kemudian.

Mengutip pejabat di entitas penjajah, CNN melaporkan, Tel Aviv akan membebaskan 39 tahanan Palestina hari Jumat ini, sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan.  Sebelumnya, tentara penjajah ‘Israel’ menegaskan akan mencegah pergerakan warga Palestina di Gaza dari selatan ke utara Jalur Gaza selama gencatan senjata.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Dr. Majid Al-Ansari mengatakan selama konferensi pers untuk mengumumkan perkembangan gencatan senjata kemanusiaan di Jalur Gaza pada hari Kamis bahwa kontak telah diakhiri dengan semua pihak dan mediator dan daftar nama mereka yang akan dibebaskan telah dikirimkan.

Al-Ansari menambahkan bahwa gelombang pertama sandera sipil akan diserahkan sekitar jam 4 sore pada hari Jumat kemarin, dan gelombang pertama tahanan yang ditawan oleh Hamas yang akan dibebaskan termasuk 13 wanita dan anak-anak, sementara 50 tahanan di Gaza akan dibebaskan secara terpisah selama 4 hari.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berdasarkan pernyataan Hamas, ke-13 sandera tersebut akan masuk ke ‘Israel’ melalui dua lokasi, yakni Nitzana yang juga berbatasan dengan Mesir, dan akses kedua melalui Kerem Shalom yang berada di seberang Gaza. Setibanya di wilayah Israel, seluruh sandera yang dibebaskan akan dibawa dengan helikopter ke rumah sakit terdekat di Tel Aviv untuk menjalani pemeriksaan kesehatan

Sementara dari pihak Palestina, tawanan akan dibawa dari dua penjara yakni Damon dan Megiddo, di Haifa, wilayah Palestina terjajah, sebelum dibawa ke penjara Ofer di selatan Ramallah, Tepi Barat untuk menjalani pemeriksaan akhir oleh Palang Merah Internasional.

Dari sana, seluruh warga Palestina akan dibawa melalui Beitunia untuk melintasi perbatasan sebelum pulang ke kampung halamannya. Mereka yang terdiri dari perempuan dan laki-laki muda berusia hingga 18 tahun diperkirakan termasuk di antara mereka yang akan dibebaskan.

Menurut laporan CNN, waktu pembebasan mereka belum ditentukan, namun pihak berwenang penjajah bersikeras bahwa para tahanan Palestina tidak akan dibebaskan selama sandera dari ‘Israel’ yang berada di bawah kendali Hamas tidak diserahkan.

Al-Ansari menekankan bahwa upaya terus dilakukan dengan Hamas dan Tel Aviv, selain mitra di Kairo dan Washington, untuk memastikan dimulainya gencatan senjata dengan cepat.

“Kami berharap gencatan senjata kemanusiaan ini akan mengarah pada dimulainya upaya yang lebih besar untuk mencapai gencatan senjata permanen dan perdamaian abadi,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Dr. Majid Al-Ansari, sambal berharap kedua belah pihak untuk mematuhi ketentuan perjanjian.

Ia menyatakan, masuknya bantuan ke Gaza akan segera dimulai melalui penyeberangan Rafah, seraya menyampaikan harapannya agar bantuan sebanyak-banyaknya bisa masuk.

Sementara itu, Kantor Media Pemerintah di Gaza mengumumkan bahwa jumlah syuhada meningkat menjadi lebih dari 14.854 orang, selama agresi Zionis yang memasuki hari ke-49.

Korban lebih dari 6.150 adalah anak-anak dan 4.000 perempuan. “Ini berarti sekitar 69% dari syuhada adalah anak-anak dan perempuan,” demikian laporan media itu dikutip Palestine Information Centre.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi Israelgazagencatan senjataHeadlinepalestinapertukaran tawananTahanan Palestinatawanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya bencana kemanusiaan Pakistan Pasang Tarif untuk Pendatang Asing Tak Berdokumen yang Ingin Keluar
Tulisan selanjutnya Tikus Merajai Queensland Australia [Video]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?