Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Angka Kematian Guru di Uganda Tinggi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Desember 2023 07:15 7:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2023 12:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Uganda National Teachers Union mengatakan angka kematian di kalangan guru tinggi, terutamanya disebabkan kesehatan buruk akibat kondisi kerja yang buruk.

Serikat pekerja itu mengatakan lebih dari 1.000 guru di negara itu telah meninggal dunia selama dua tahun terakhir. Oleh karena itu Uganda berisiko mengalami kekurangan gurupada 2025 sebab kondisi buruk di tempat kerja mendorong semakin banyak guru meninggalkan profesinya.

“Kematian-kematian ini disebabkan kondisi kerja dan hidup mereka yang buruk. Ada faktor stres berkaitan dengan tekanan pekerjaan, karena sangat begitu banyak,” kata Baguma Filbert Bates, sekretaris jenderal Uganda National Teachers Union kepada program BBC Newsday Rabu (13/12/2023).

Dia mengatakan guru Uganda selalu stres disebabkan jumlah pekerjaan yang terlalu banyak yang disebabkan tidak adanya rekan sejawat untuk berbagi beban tugas.

Tidak hanya itu, guru Uganda hanya digaji 490.000 shilling ($125) setiap bulan. Bates mengatakan uang itu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan guru dan keluarga mereka pada keadaan ekonomi seperti sekarang ini.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Dia mengatakan serikatnya berulang kali mendesak pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru, yang nantinya akan mendorong kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa.

“Setiap kali ada prioritas kepentingan politik, uang selalu tersedia. Kita tidak bisa mengatakan anak-anak Uganda harus dikorbankan disebabkan masalah ekonomi,” kritik Bates.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:guruUganda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Polisi Meksiko Diburu Kartel Narkoba [Kisah Nyata]
Tulisan selanjutnya Menjaga Lisan Meniti Jalan Keselamatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

13 Oktober 2026 13:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?