Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Sandera Israel: Ibu Saya Tewas karena Tembakan IDF

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Desember 2023 01:56 1:56 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Desember 2023 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang wanita “Israel” yang dibebaskan dalam pertukaran tawanan antara Zionis dan Hamas baru-baru ini melakukan pengakuan yang mencengangkan. Tentara penjajahan “Israel” (IDF) menembaki traktor pejuang Hamas yang membawa mereka menuju Gaza, menyebabkan dia terluka dan ibunya tewas.

Daftar isi
  • Protokol Hannibal
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di Channel 12 “Israel”, wanita tersebut menceritakan bahwa ia dibawa oleh pejuang dari sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Brigade Al-Qassam, dengan sebuah traktor, yang kemudian ditembaki oleh pasukan “Israel”.

“Ibu saya, yang sangat saya cintai, terbunuh. Saya terluka di punggung dan saudara laki-laki saya terluka di kakinya,” katanya.

Saluran tersebut mengklaim bahwa tentara Israel “melepaskan tembakan untuk menghentikan traktor tersebut agar tidak menuju ke Gaza.”

Serangan udara dan darat “Israel” di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober telah membunuh sedikitnya 19.453 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan di Gaza.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Perang telah membuat Gaza hancur, dengan setengah dari perumahan di wilayah pesisir rusak atau hancur dan hampir 2 juta orang mengungsi di daerah kantong yang padat penduduknya di tengah-tengah kekurangan makanan dan air bersih.

Jumlah korban tewas “Israel” dalam serangan Hamas mencapai 1.200 orang, sementara lebih dari 130 sandera masih ditahan oleh pejuang Palestina di Gaza, menurut angka resmi.

Protokol Hannibal

Protokol Hannibal “Israel”, yang diterapkan pada tahun 1986 dalam menanggapi krisis penyanderaan, tetap dirahasiakan selama hampir 20 tahun.

Protokol ini, yang bertujuan untuk mencegah penebusan bernilai tinggi untuk sandera, memperbolehkan pembunuhan sandera dan penyandera jika upaya penyelamatan gagal.

Publik menjadi sadar akan protokol tersebut pada tahun 2003, ketika dokter Israel Avner Shiftan, yang bertugas sebagai tentara cadangan di Lebanon, mengungkapkannya kepada surat kabar Haaretz.

Laporan-laporan di media “Israel” pada 19 November menyoroti serangan Hamas terhadap Kibbutz Be’eri pada 7 Oktober, yang mengakibatkan tewasnya 14 orang, termasuk anak kembar berusia 12 tahun, Liel dan Yanai Hetzroni.

Meskipun awalnya dituduh sebagai “kebrutalan Hamas,” para saksi kemudian mengklaim bahwa pasukan “Israel” menembakkan peluru tank ke rumah tempat para sandera ditahan.*

Baca juga: Sandera ‘Israel’ yang Dibunuh Tentaranya Sendiri Sempat Kibarkan Bendera Putih

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamHAMASHeadlineKonflik Palestina-IsraelpalestinaPerang Palestina-Israelpertukaran tawanansandera Hamas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gegara Perang, ‘Israel’ Rumahkan 600 Pegawai Bandara Internasional Ben Gurion
Tulisan selanjutnya Warganya Tak Kunjung Bebas, Menteri ‘Israel’ Usul Eksekusi Satu Tahanan Palestina Per Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?