Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Redaktur Koran Iran Didakwa Gegara Survei Hijab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Desember 2023 16:24 4:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Desember 2023 16:24
Bagikan
April 23, 2007 file photo shows, A woman speaks with two morality policemen in Tehran. Thousands of Iranians protest the death of Mahsa Amini, Also known as Zhina Amini, an Iranian-Kurd woman who was detained by Iranian Morality police for her dress code. (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang redaktur koran di Iran dikenai dakwaan setelah mempublikasikan hasil survei yang menunjukkan mayoritas masyarakat Iran menentang aturan wajib penggunaan hijab.

Dilansir kanal televisi independen berbasis di London Iran International (20/12/2023), Mehdi Rahmanian pemimpin redaksi koran reformis Shargh didakwa menyebarkan informasi palsu.

Akbar Nasrollahi, jubir lembaga kehakiman urusan pengadilan kejahatan media dan politik, mengatakan dakwaan tersebut diajukan oleh pihak kejaksaan Teheran yang menuduh koran tersebut memuat kepala berita menyesatkan dalam penerbitan tanggal 25 Oktober.

Dalam kepala beritanya Shargh mengklaim bahwa hasil jajak pendapat menunjukkan 84 persen warga Iran menentang peraturan yang mewajibkan penggunaan jilbab atau tudung kepala.

Jajak pendapat itu melibatkan 12.300 orang, yang dirilis berbarengan dengan keputusan parlemen yang meloloskan RUU tentang penutupan aurat dan jilbab, yang menandakan tekad pemerintah untuk memperketat aturan hijab.

Baca Juga

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

RUU itu mengusulkan hukuman lebih berat bagi orang yang mengkritisi kewajiban berhijab.

Nasrollahi mengatakan vonis bagi kasus Rahmanian akan dikeluarkan pada waktunya.

Menyusul dakwaan tersebut, hasil survei itu disingkirkan dari situs web Shargh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranjilbab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gereja Katolik Ukraina Menolak Dokumen Vatikan Tentang Pemberkatan Pasangan Homoseksual
Tulisan selanjutnya Pertama Kalinya Ukrainia Merayakan Natal Pada 25 Desember

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Berita
27 September 2026 07:18
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

27 September 2026 16:44
Berita

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

27 September 2026 10:23
Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?