Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pertama Kalinya Ukrainia Merayakan Natal Pada 25 Desember

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Desember 2023 18:01 6:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Desember 2023 18:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tahun ini untuk pertama kalinya umat Kristen di Ukraina merayakan Natal pada 25 Desember, setelah pemerintah mengubah undang-undang yang memindahkan perayaan kelahiran Yesus tidak lagi mengikuti ajaran Orthodoks 7 Januari.

Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan perubahan itu pada bulan Juli, mengklaim bahwa perubahan diperlukan untuk melepaskan Ukraina dari warisan Rusia yang merayakan Natal pada bulan Januari.

Selama ini Ukraina secara tradisi mengadopsi penetapan Natal dari kalender Julian – yang juga dipakai Rusia – dan bukan kalender Gregorian.

Dalam pesan Natal yang dirilis Ahad malam (24/12/2023), Zelensky mengajak seluruh rakyat Ukraina bersatu.

Lesia Shestakova, seorang penganut Katolik, dan Oleksandr Shestakov, penganut Orthodoks dan kedua anak mereka biasanya merayakan Natal dua kali, perta di kediaman orangtua Lesia pada bulan Desember dan kemudian di tempat orangtua Oleksandr pada bulan Januari.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

“Akhirnya tiba di Ukraina hari di mana suami dan saya dapat beribadat bersama di katedral dan puji tuhan kami masih bersama, hidup dan dalam kesehatan yang baik,” kata Lesia kepada Reuters Senin (25/12/2023), usai mengikuti kebaktian pagi di Katedral Katolik St. Alexander di Kyiv.

Lesia dan Oleksandr setuju menjauhkan Ukraina dari tradisi budaya dan agama Rusia adalan menjadikan negara itu lebih kuat.

Ukraina dulu tergabung dalam Uni Soviet dan kemudian menolak bergabung dengan Federasi Rusia.

Gereja Orthodoks Ukraina, yang memisahkan diri dari sejawatnya di Rusia dan mulai menyelenggarakan peribadatan secara independen pada 2019, juga mengubah perayaan Natal menjadi 25 Desember.

Gereja Orthodoks Ukraina melepaskan diri dari Rusia menyusul aneksasi Rusia terhadap Krimea pada 2014.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:natalUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Redaktur Koran Iran Didakwa Gegara Survei Hijab
Tulisan selanjutnya Turki Menetralisir 26 Militan Kurdi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?