Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Abu Ubaidah: 1000 Kendaraan ‘Israel’ Dihancurkan, Musuh Gagal Bebaskan Tawanan

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Januari 2024 21:24 9:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Januari 2024 21:25
Bagikan
Juru bicara militer Brigade Martir Izzuddin al-Qassam, Abu Ubaidah
Bagikan

Hidayatullah.com—Juru bicara Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Abu Ubaidah, menyatakan hasil “Operasi Taufan Al-Aqsha” berhasil menghancurkan 1000 kendaraan militer Israel.

Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan terhadap Israel, menandai 100 hari sejak dimulainya agresi penjajah di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

“Kami menghancurkan atau melumpuhkan 1.000 kendaraan militer Israel, dan kami melakukan ratusan operasi melawan pendudukan,” katanya dalam sebuah pidato yang dikutip Palestina Information Centre (PIC).

Kendaraan lapis baja dan tank-tank Zionis yang hancur-lebur akibat serangan pejuang Al-Qassam di Gaza kini tak ubahnya menjadi besi tua (PIC)

“100 hari sejak dimulainya Operasi Taufan Al-Aqsha, sebuah titik balik bersejarah bagi rakyat dan bangsa kita, menunjukkan ketahanan melawan penindasan dan menarik perhatian global,” demikian ujarnya.

Dalam penampilan televisi pertamanya selama beberapa minggu, menandai hari ke-100 sejak pecahnya perang, Abu Ubaidah mengatakan banyak tawanan Israel “mungkin telah terbunuh” di tengah agresi mematikan ‘Israel’ di Gaza.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Banyak dari para tawanan kemungkinan besar terbunuh, sementara sisanya berada dalam bahaya setiap jamnya,” kata Abu Ubaidah.

Ini adalah kemunculan pertama Abu Ubaidah secara langsung dalam pesan yang direkam sebelumnya sejak 23 November. Pernyataan dikeluarkan Abu Ubaida pada Had (14/1/2024), menandai 100 hari perang di Gaza menyusul serangan rezim Zionis di zona tersebut.

Dia menekankan bahwa pertempuran para pejuang pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsha menunjukkan kemampuan kaum tertindas untuk menghadapi penjajah, mengubahnya dari yang dianggap sebagai kekuatan menjadi entitas yang tercela di hadapan dunia.

Abu Ubaidah menyoroti kejahatan keji yang dilakukan penjajah ‘Israel’, mengutuk kebrutalan mereka terhadap warga Palestina dan kesucian mereka.

Pria yang selalu menutupi wajahnya ini menekankan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan para tawanan Israel. Dia juga mengkritik sistem peradilan internasional karena tidak mampu meminta pertanggungjawaban penjajah atas kekejaman yang dilakukannya terhadap rakyat Palestina.

Karenanya dia menambahkan, “pembicaraan apa pun sebelum menghentikan agresi Israel tidak ada gunanya.”

Ia mengatakan serangan lintas batas ke Israel pada 7 Oktober terjadi sebagai respons atas “pembantaian terhadap rakyat kami yang dilakukan oleh penjajah dan geng-gengnya” selama 100 tahun,” tambahnya.

Perluasan Perlawanan

Berbicara tentang kemungkinan perluasan serangan, Abu Ubaidah menambahkan bahwa kelompok tersebut telah diberitahu oleh “beberapa pihak di garis depan perlawanan bahwa mereka akan memperluas serangan mereka terhadap musuh Israel dalam beberapa hari mendatang.”

Meskipun terjadi ketidakseimbangan kekuatan yang sangat besar antara penjajah yang didukung Barat (termasuk Amerika), Abu Ubaidah memuji para pejuang perlawanan atas komitmen dan pengorbanan mereka yang tak tergoyahkan, dan bersumpah bahwa kisah-kisah mereka akan dikenang sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah.

Abu Ubaida berjanji para pejuang Palestina akan terus melakukan perlawanan terhadap pendudukan rezim teroris Zionis Israel dan memberikan pesan yang jelas kepada masyarakat internasional.

Dalam rekaman video tersebut, Abu Ubaida menggambarkan perang tersebut sebagai perjuangan seluruh warga Palestina dengan tekad bulat.

Dalam rekaman video tersebut, Abu Ubaidah juga mendesak negara-negara Arab dan Muslim untuk mengakui perusakan yang dilakukan rezim Israel terhadap mayoritas masjid di Gaza.

Ia meminta negara-negara Arab dan Muslim memanfaatkan situasi ini sebagai peluang untuk menentang pendudukan Zionis di Israel.

Juru bicara Al-Qassam ini juga memuji gerakan perlawanan di Lebanon, Yaman dan Iraq. Tak lupa ia juga menyampaikan rasa duka atas mereka yang menjadi martir di negara yang terlibat dalam perjuangan menuntut keadilan.

Abu Ubaida menegaskan, pengepungan 100 hari rezim Israel di Gaza hanya memperkuat tekad Brigade Al-Qassam untuk melawan pendudukan Zionis.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:abu ubaidahAgresi IsraelAl-QassamBrigade Izzuddin Al-QassamHAMASHeadlineserangan gazaTank IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Akan Ciptakan Layanan Digital Indonesia dalam Satu Portal
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribuan Orang Unjuk Rasa di Karachi Menentang Genosida di Gaza  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?