Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jerman Pertimbangkan Warga Asing Boleh Daftar Jadi Tentara Bundeswehr

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2024 21:09 9:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2024 21:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Saat ini parlemen sedang menggodok rencana untuk memperbolehkan orang asing menjadi anggota militer Jerman, Bundeswehr, dan memberikan peluang percepatan proses naturalisasi kewarganegaraan bagi mereka.

Melihat penyusutan tajam kandidat tentara belakang ini, Menteri Pertahanan Boris Pistorius mengajukan usulan untuk menerima calon prajurit dari tidak hanya negara yang sudah menjadi anggota Uni Eropa tetapi juga dari negara yang sedang berupaya untuk bergabung dengan UE.

Usulan Pistorius – politisi Partai Sosial Demokrat (SPD) – itu mendapatkan dukungan dari mitra koalisi pemerintah FDP dan oposisi Uni Demokrat Kristen (CDU).

Politisi Marie-Agnes Strack-Zimmermann dari FDP – yang memimpin komisi pertahanan di parlemen Jerman – mengatakan kepada Deutsche Welle bahwa pihaknya ingin membuka peluang penerimaan kandidat prajurit dari negara di seluruh Eropa, negara anggota NATO, atau bahkan negara di seberang samudera yang bersekutu dengan Jerman seperti Amerika Serikat dan Kanada.

Dalam jangka panjang, Jerman berharap Eropa akan memiliki tentara, imbuh Strack-Zimmermann sersya menyoroti kerja sama erat di bidang pertahanan dengan tetangga Prancis dan Belanda.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Itu kenapa dalam jangka panjang, jika Anda berpikir secara Eropa, bukan lagi masalah apa status kewarganegaraan seorang prajurit dalam kerangka kerja Eropa ini,” kata Strack-Zimmermann seperti dikutip DW Senin (22/1/2024).

Sejak Rusia melakukan invasi ke Ukraina pada Februari 2022, negara-negara di Eropa Barat merasa perlu untuk meningkatkan militer mereka baik dari sisi persenjataan maupun jumlah personel atau prajuritnya.

Menteri Pertahanan Jerman mengatakan prajurit Bundeswehr harus siap untuk berperang dalam kurun lima-delapan tahun ke depan.

Strack-Zimmermann berkeyakinan Bundeswehr masih bisa melipatgandakan jumlah personelnya dalam kurun waktu lima tahun.

Dia menilai peluang Jerman untuk menambah jumlah tentara Bundeswehr dengan cara merekrut warga asing sangat terbuka lebar. Dia mencontohkan di kampung halamannya sendiri, Düsseldorf.

“Terdapat lebih dari 10.000 orang Yunani tinggal di Düsseldorf, sangat banyak pemuda dari migran generasi kedua atau ketiga yang — meskipun mereka sudah tinggal cukup lama di Jerman — masih memiliki paspor Yunani dengan alasan emosional, atau alasan apapun, itu bukan urusan kita,” kata politisi wanita itu.

“Apabila ada seseorang berkata, ‘Saya membayangkan bisa bergabung dengan Bundeswehr’, maka kita harus menindaklanjuti kemungkinan ini,” imbuh wanita itu.

“Dan apabila mereka berharap memiliki paspor Jerman dengan cara menjadi tentara, maka kita patut mencari kemungkinan untuk mempercepat prosesnya,” tegasnya.

Menanggapi usulan tersebut, seorang jubir Bundeswehr mengatakan kepada DW bahwa proposal warga negara Uni Eropa bisa menjadi tentara Jerman bukanlah ide baru. Sebenarnya sekarang ini sudah dilakukan sejumlah pengecualian untuk menerima warga asing menjadi tentara Bundeswehr.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BundeswehrJermantentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Sakit Indonesia Hebron Palestina Menlu RI akan Hadiri ICJ, MUI Dukung Penuh Sikap Diplomasi Indonesia dalam Isu Palestina
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Dikabarkan Buka Toko Miras Khusus untuk Diplomat Arab Saudi Dikabarkan Buka Toko Miras Khusus untuk Diplomat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?