Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Orang yang Bekerja untuk Gereja Protestan di Jerman Melakukan Kejahatan Seksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Januari 2024 21:57 9:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2024 11:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah laporan terbaru menyebutkan setidaknya 3.500 orang yang bekerja untuk Gereja Protestan Jerman melakukan kejahatan seksual, dan angka itu hanya puncak dari gunung es.

Sedikitnya 1.259 orang yang bekerja untuk gereja-gereja Protestan di Jerman melakukan kejahatan seksual kurun satu dekade terakhir dengan jumlah korban sedikitnya 2.225 orang. Demikian menurut sebuah laporan independen yang dirilis hari Kamis (25/1/2024).

Laporan tersebut disusun dari hasil penelusuran terhadap dokumen dan catatan dari gereja-gereja regional dan organisasi kemanusiaan dan kesejahteraan sosial di bawah naungan gereja Lutheran, Diakonie.

Penulis laporan tersebut memperkirakan bahwa angka sebenarnya jauh lebih tinggi, dengan 3.500 orang telah melakukan berbagai kejahatan seksual, lapor kantor berita Jerman DPA.

Martin Wazlawik dari Universitas Hannover, yang mengawasi studi perihal kejahatan seksual di lingkungan gereja-gereja Kristen Protestan di Jerman, mengatakan bahwa angka yang disebutkan di dalam laporan itu hanya puncak dari gunung es.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Council of the Protestant Church in Germany (Evangelische Kirche in Deutschland – EKD) mengamanatkan studi itu pada 2020 dengan alokasi anggaran 3,6 juta euro.

EKD yang menaungi 19,2 juta jemaat Kristen Protestan di Jerman melalui 20 gereja regionalnya, menyampaikan keprihatinannya saat presentasi hasil studi tersebut di Hannover.

Uskup Hamburg Kirsten Fehrs, kepala EKD, mengutarakan permintaan maaf kepada para korban.

“Sebagai sebuah institusi, kami juga turut bersalah dalam kejatahan yang jumlahnya tidak terhitung terhadap korban yang jumlahnya juga tidak terhitung,” kata rohaniwan wanita itu, seraya menambahkan bahwa dirinya sangat terkejut membaca hasil studi itu.

Laporan ini menyusul pengungkapan ribuan kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh rohaniwan di lingkungan gereja Katolik di Jerman pada 2018.

Sebuah komisi yang dibentuk oleh Gereja Katolik Jerman pada 2018 menyerahkan hasil studi yang menyebutkan bahwa antara tahun 1946 dan 2014 sedikitnya 3.677 individu mengalami kejahatan seksual yang dilakukan oleh para rohaniwan Katolik. Lebih dari setengah jumlah korban berusia 13 tahun atau lebih muda dan hampir sepertiga merupakan anak altar, anak-anak yang biasa membantu pendeta dalam prosesi ritual peribadatan di gereja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaJermanKejahatan Seksualprotestan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Inggris Dihukum Bui 5 Tahun di China karena Spionase
Tulisan selanjutnya Pemerintah Jepang Menyatakan Brokoli Sayur Unggulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?