Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Setujui Penjualan Drone Predator $4 Miliar ke India

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2024 11:26 11:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2024 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat hari Kamis (1/2/2024) menyetujui penjualan drone senilai $4 miliar ke India, yang sedang memperkuat militernya di hadapan China.

Kesepakatanjual-beli drone tersebut bersejarah  karena selama ini India lebih banyak belanja alat pertahanan dari Rusia, yang kesulitan untuk berdagang disebabkan sanksi dari AmerikaSerikat dan sekutunya terkait invasi ke Ukraina.

Para pejabat India membicarakan pembelian drone itu saat kunjungan kenegaraan PM Narendra Modi tahun lalu ke AS guna memenuhi undangan Presiden Joe Biden,  menyusul gesekan antara India dengan China dan tetangganya Pakistan di sekitar perbatasan negara mereka.

Setelah melewati perundingan selama berbulan-bulan dengan parlemen AS dan India, Departemen Luar Negeri AS secara resmi menyampaikan kepada Kongres AS bahwa penjualan drone tersebut telah disetujui. Drone yang dijual termasuk 31 MQ-9B Sky Guardians, yang paling canggih di antara drone kelas Predator yang dibuat oleh General Atomics.

Sky Guardians dapat memantau perairan dan kapal selam dari udara dan sanggup non-stop selama 35 jam dan menembakkan misil Hellfire dan membawa sekitar 1.000 pon (450 kilogram) bom, lansir AFP.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Saat ini Angkatan Laut India sudah mengoperasikan dua drone Predator yang dipergunakan untuk mengawasi Laut Arab dan memonitor serangan dari pemberontak Houthi dan bajak laut asal Somalia.

Kongres AS masih memiliki waktu 30 hari untuk menjegal penjualan drone itu. Namun meskipun catatan HAM India di lapangan masih buruk, Kongres AS sepertinya akan merestui penjualan drone ke India yang membutuhkannya untuk mempertahankan diri antara lain dari ancaman China, salah satu “musuh” AS. India juga membutuhkan drone untuk memghajar militan Muslim di sekitar perbatasan dengan Pakistan, yang juga merupakan musuh AS.

Pada 2019, India melakukan serangan dengan menerobos masuk ke wilayah udara Pakistan untuk menggempur apa yang disebutnya sebagai tempat latihan milisi Muslim.

Situasi juga tegang di kawasan Pegunungan Himalaya yang merupakan pembatas anatar China dan India, dua negara yang paling banyak penduduknya di dunia. Bentroka  pada 2020 menyebabkan 20 tentara India tewas dan sedikitnya 4 tentara China kehilangan nyawa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaSerikatdroneIndia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bocorkan Alat Peretas Rahasia ke WikiLeaks Bekas Pegawai CIA Dibui 40 Tahun
Tulisan selanjutnya tiktok afghanistan Malaysia akan Bicarakan Masalah Akun Anak-Anak dengan Manajemen TikTok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?