Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyanderan oleh Pro-Palestina di Pabrik P&G Istanbul Berakhir Setelah 9 Jam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2024 10:19 10:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2024 10:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tujuh pekerja yang disandera di sebuah pabrik Proctor & Gamble (P&G) di luar kota Istanbul, Turki, berhasil diselamatkan setelah 9 jam, kata pihak berwenang.

Polisi di Gebze bergerak menyelamatkan para sandera setelah tersangka, yang melakukan aksi itu guna memprotes perang di Gaza, sedang pergi ke toilet.

Gubernur setempat Seddar Yavuz mengatakan tidak ada sandera yang mengalami luka.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan tersangka wajahnya ditutupi syal Palestina, mengenakan apa yang tampaknya seperti rompi bom dan membawa sepucuk senjata api.

Tersangka berhasil diringkus tanpa cedera setelah aparat melakukan operasi pembebasan sandara dengan sangat cermat, kata Yavuz.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Pelaku memasuki kawasan pabrik hari Kamis sekitar pukul 15:00 waktu setempat (12:00 GMT), lapor kantor berita DHA. Para sandera dibebaskan menjelang tengah malam.

Pihak berwenang mengatakan pelaku ingin agar situasi mengerikan yang saat ini terjadi di Gaza mendapatkan perhatian, lansir BBC Jumat (2/2/2024).

Gambar bendera Palestina dikabarkan ditorehkan dengan cat di pintu masuk bangunan pabrik disertai tulisan berbunyi “pintu-pintu akan terbuka untuk Gaza”.

Personel kepolisian menutup semua akses ke pabrik dan staf medis dikerahkan ke lokasi.

Investigasi berskala besar atas peristiwa itu sedang dilakukan.

İsmet Zihni, yang istrinya bekerja di pabrik, mengatakan bahwa istrinya mengirimkan pesan yang mengatakan dirinya disandera.

Namun, dia mengaku tidak tahu apakah yang disandera itu istrinya atau orang lain.

Selama peristiwa penyanderaan keluarga korban mengaku frustasi karena tidak ada informasi apapun yang disampaikan oleh pihak pejabat maupun kepolisian Turki.

“Kami menunggu enam jam tanpa seorang pun pejabat memberikan pernyataan,” kata ayah dari salah satu korban penyanderaan kepada AFP.

Dalam sebuah pernyataan, P&G mengaku pihaknya merasa lega karena tidak satu pun orang terluka dalam peristiwa itu.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak berwenang dan petugas yang pertama datang ke lokasi yang berhasil menangani situasi dengan penuh keberanian dan profesionalisme,” imbuh pihak perusahaan.

P&G juga mengatakan pelaku penyanderaan bukan karyawannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazapalestinaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Turki dan Tentara Menangkap Jaringan Mata-mata Mossad Israel Turki Tangkap 7 Orang Diduga Memberikan Informasi Intelijen ke Mossad
Tulisan selanjutnya Dibantu SDF, Pasukan AS Terus Menjarah Minyak Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?