Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(VIDEO) Sejarawan ‘Israel’: Abraham Accord Itu ‘Menikam Rakyat Palestina dari Belakang’

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Februari 2024 13:44 1:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Februari 2024 13:45
Bagikan
Avi Shlaim, Profesor hubungan internasional emeritus di Universitas Oxford
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejarawan ‘Israel’ yang juga Profesor Hubungan Internasional di University of Oxford Profesor Avi Shlaim menggambarkan para pemimpin Arab yang menandatangani Abraham Accord (Perjanjian Abraham) sebagai tindakan ‘menikam dari belakang’ rakyat Palestina.

Profesor Avi Shlaim menyampaikan hal tersebut dalam “Konferensi Darurat Intelektual Global Hati Nurani untuk Menghentikan Genosida di Gaza” yang diselenggarakan di London, Inggris (UK), baru-baru ini.

“Saya sangat menentang Abraham Accords karena ini bukan perjanjian damai antar masyarakat demokratis,” ujarnya dalam video konferensi yang dipublikasikan di media sosial Middle East Eye (MEE) belum lama ini.

https://twitter.com/i/status/1752744396091502985

“Ini adalah perjanjian transaksional antara pemerintah Arab yang otoriter dan negara apartheid. Bagi para penandatangan Arab, Abraham Accords, tindakan (mereka) ini sama saja dengan menusuk dari belakang terhadap rakyat Palestina,” kata dia.

Avi juga mengecam tindakan lanjutan para pemukim Zionis dan imperialisme AS yang terus menindas rakyat Palestina dalam perjuangannya tetap bermartabat di tanah airnya sendiri.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

“Tiga pilar Yudaisme adalah kebenaran, keadilan dan perdamaian. Pemerintahan Netanyahu menentang nilai-nilai inti-Yahudi ini,” ujarnya. “Ini adalah pemerintahan yang paling agresif, (dengan) kebijakan ekspansi, secara terbuka (bersifat) rasisme dan supremasi supremasi Yahudi dalam sejarah Israel.”

“Inti dari Yudaisme adalah “non-kekerasan”. Pemerintahan (Israel) saat ini adalah kebalikan dari esensi ini,” kata Avi.

“Sebagai seorang Yahudi dan warga negara Israel, saya merasa mempunyai tanggung jawab moral untuk mengecam kolonialisme pemukim Zionis dan imperialisme Amerika dan berdiri bersama rakyat Palestina dalam perjuangan anti-kolonial, dalam perjuangan untuk keadilan, untuk kehidupan yang damai dan bermartabat. di tanahnya sendiri,” kata Avi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abraham AccordHeadlinepalestinapemimpin ArabPerjanjian AbrahamProfesor Avi ShlaimSejarawan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Berkomitmen Sikat Judi Online, 810 Ribu Konten Sudah Ditutup!
Tulisan selanjutnya Tak Laku Akibat Boikot Produk ‘Israel’, Coca Cola Turki Tebar Diskon Sampai 90 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?