Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dengar Bacaan Al-Quran, Pemain Sepak Bola Belanda Davy Van Den Berg Masuk  Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Februari 2024 07:21 7:21 am
Ahmad
Dipublikasikan 8 Februari 2024 10:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Davy van den Berg bermain sepak bola di PSV sepanjang masa mudanya dan kemudian bermain sepak bola di FCUtrecht selama tiga setengah tahun menyatakan telah memeluk agama Islam.

Kemunculan berita ini terkuak setelah sebuah video menampilkan pemain PEC Zwolle ini sedang membaca Al-Quran di stadion PEC Zwolle yang kemudian viral.

Davy van den Berg, a Dutch professional footballer reciting the Quran. He is a new Muslim convert. Allah uma Bareek. #queensfuneral #HouseOfTheDragon #cryptocrash
you are Invited. pic.twitter.com/yiZ8KdKkt5

— Omer (@daawomr) September 19, 2022

Pesepakbola profesional berusia 23 tahun Davy van den Berg (kini mananya menjadi Dawood) telah masuk Islam. Kematian ibunya benar-benar menjungkirbalikkan hidupnya (saat itu berusia 15 tahun). Oleh karena itu, pesepakbola profesional asal PEC Zwolle tersebut telah masuk Islam. “Aku sudah lama membodohi diriku sendiri.” kata Davy pada Stentor.

Kematian Ibu

Pada tahun 2015, ketika Davy berusia 15 tahun, dia mengunjungi ibunya yang sakit di rumah sakit pada pagi hari. Dia telah batuk darah beberapa saat sebelumnya.

Baca Juga

Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan

Pihak keluarga berasumsi tidak ada yang serius, sehingga Davy segera pulang setelah kunjungan tersebut untuk melanjutkan belajar. Ibunya mengucapkan semoga sukses dengan studinya dan mengucapkan kata-kata terakhirnya kepada Davy.

Dia meninggal mendadak karena penyakit serius. Davy sendiri tidak pernah bisa mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya.

Perjalanan saya menuju Islam dimulai dengan rasa sakit karena kehilangan ibu saya, mendorong saya untuk mencari jawaban tentang kehidupan, kematian, dan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Kematian ibunya bahkan menjungkirbalikkan kehidupan keluarganya. Ayahnya bekerja penuh waktu dan saudara perempuannya melakukan pekerjaan rumah tangga.

Dia banyak bertanya pada dirinya sendiri pertanyaan-pertanyaan tertentu dalam hidup seperti “apa yang akan terjadi setelah kehidupan?”

Kebetulan ia juga berhubungan dengan  banyak teman nya yang beragama Islam.“Saya menghabiskan banyak waktu bersama mereka karena kami memiliki norma dan nilai yang sama.”

Pengaruh Teman Muslim

Pencariannya dimulai setelah kematian ibunya, yang meninggal ketika dia berumur lima belas tahun. “Saya tidak terlalu suka keluar rumah, saya tidak pernah merokok atau minum alkohol,” katanya kepada De Stentor.

Pada masa sulit itu, seorang teman Muslim memutar bacaan Al-Quran di mobilnya, dan hal itu sangat berkesan baginya. Tidak hanya itu, akibat bacaan Al-Quran inilah wasilah dia akhirnya tertarik Islam.

Setelah berbincang dengan temannya, Davy memutuskan untuk mati sebagai seorang Muslim . “Saya kemudian secara resmi pindah agama.”

Sejak saat itu, Davy mengaku menemukan kedamaian.  “Adikku bahkan mengunjungiku selama satu hari dalam minggu ini dan ikut berpuasa.”

Di PEC mereka hanya mengetahui bahwa Davy sudah Muslim. Terkadang ia juga shalat bersama dengan Muslim lainnya.

 “Saya semakin sering bertemu dengan orang-orang yang tidak melakukan hal tersebut, yang seringkali beragama Islam. Saya menghabiskan banyak waktu bersama mereka, bukan karena keyakinan mereka, namun karena kami memiliki norma dan nilai yang sama.”

Pada titik tertentu Van den Berg menyadari bahwa Islam sangat cocok untuknya. Dia membaca Al-Quran, sholat 5 kali sehari dan berpartisipasi dalam Ramadhan.

Namun dia tidak terlalu berani keluar, karena katanya takut dengan reaksi orang lain. Namun, setelah berbincang dengan temannya, ia memutuskan untuk tetap hidup sebagai seorang Muslim.

“Bagi saya, penting untuk meninggal sebagai seorang Muslim, itulah sebabnya saya memutuskan untuk pindah agama secara resmi dengan menyatakan bahwa saya beriman kepada Allah,” kata Van den Berg di De Stentor.

Dia mengatakan bahwa sekarang semua orang “sebenarnya menerima” bahwa dia adalah seorang Muslim. Dia juga berpartisipasi pada Ramadhan lalu.  

Van den Berg juga berpartisipasi dalam Ramadhan . “Kedengarannya gila, tapi terlalu berlebihan untuk memperkirakan betapa sulitnya Ramadhan,” yakinnya.

“Anda merasa cukup ringan, tapi itu menyenangkan saat berolahraga. Apalagi sedikit tidur, bangun malam untuk makan menjelang magrib bikin susah,’ ujarnya mengenang awal awal memulai Ramadhan.

Dia merasa sudah merasa sepenuhnya Muslim, tapi bagaimana mengungkapkannya? Tidak, itu tetap sulit untuk waktu yang lama.  “Saya membodohi diri sendiri untuk waktu yang lama. Saya memikirkan reaksi orang lain.”

Membagikan kabar kemusliman adalah hal tersulit bagi Davy, terutama pihak keluarga. “Awalnya, saya sholat dalam pengasingan. Sekarang, mereka menghormati pilihan saya, memahami dampak positif Islam terhadap hidup saya. Saya dengan bangga memeluk identitas Muslim saya, tidak takut mati, dan berdedikasi untuk melayani Tuhan Yang Maha Esa.”

Pemain Bola Belanda Davy Van Den Berg membaca Al-Quran

Bacaan Al-Quran

Kemusliman Davy terungkap di publik setelah sebuah rekaman yang menampilkannya membaca Al-Quran dibagikan di media sosial. Dalam video tersebut, pesepakbola berusia 22 tahun itu melantunkan ayat Surah An-Nazi’at (79) Al-Quran dengan suara merdu.

Nampaknya, hanya beberapa bulan ia memeluk Islam, Davy telah menghafal sejumlah ayat Al-Quran. Video  ini  membuat para penggiat media sosial terkesan.

Lahir pada bulan Februari 2000, Davy adalah pesepakbola profesional Belanda yang bermain sebagai gelandang untuk klub Eerste Divisie PEC Zwolle.

Davy van den Berg memulai karir bermainnya di PSV Eindhoven saat remaja pada tahun 2008. Pada tahun 2019 ia pergi ke Utrecht II bermain sebagai gelandang.

Dia saat ini bermain di PEC Zwolle, setelah menandatangani kontrak dua tahun dengan tim tersebut musim panas lalu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaDavy Van Den BergHeadlinemasuk islamPEC Z wollesepak bola
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Perlawanan Muslim dan Pemerintah Thailand Sepakat Lanjutkan Negosiasi Damai
Tulisan selanjutnya Salah Abdeslam Dipindah Paksa dari Penjara Belgia ke Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel

Berita
15 September 2026 08:23
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid

Terbaru

  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
  • Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
  • Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
  • Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset

20 September 2026 13:36
Berita

Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

19 September 2026 15:03
Berita

Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku

19 September 2026 11:24
Berita

Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza

19 September 2026 10:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?