Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terpidana Kasus Pedofilia Diampuni Presiden Hungaria Terpaksa Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2024 19:26 7:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2024 16:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Hungaria Katalin Novak akhirnya mengundurkan diri setelah mendapat tekanan publik usai terungkap bahwa seorang terpidana yang dihukum karena menyembunyikan kasus pedofilia atasannya diberikan pengampunan.

Wanita 46 tahun itu dalam pesan yang disiarkan televisi pada hari Sabtu (10/2/2024) mengumumkan akan mengundurkan diri dsri kursi kepresidenan, jabatan yang diperolehnya pada 2022.

“Saya mengeluarkan pengampunan yang menimbulkan kehebohan dan kemarahan bagi banyak orang,” kata Novák hari Sabtu. “Saya telah melakukan kesalahan.”

Sejak Jumat malam terjadi aksi protes di ibukota Budapest menuntut pengunduran diri Novak, lansir Euronews.

Pria yang diberikan pengampunan oleh Novak dijatuhi hukuman penjara lebih dari tiga tahun pada 2018 karena menekan para korban untuk menarik tuduhan kekerasan seksual yang dilakukan oleh direktur panti asuhan tempat mereka bernaung. Direktur tersebut dijatuhi hukuman delapan tahun penjara karena mencabuli sedikitnya 10 anak panti antara tahun 2004 dan 2016.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Diketahui bahwa Novak memberikan pengampunan bagi sekitar 20 terpidana menjelang kedatangan Paus Fransiskus ke Hungaria pada April 2023.

Akan tetapi, baru belakangan ini saja terungkap bahwa salah satu yang mendapatkan pengampunan adalah wakil direktur panti asuhan yang menutupi kebejatan bosnya yang mencabuli anak-anak asuh.

Skandal ini juga menyeret Judit Varga, politisi Partai Fidesz yang kala itu menjabat menteri kehakiman yang menyodorkan nama-nama terpidana yang akan memperoleh pengampunan.

Varga sebenarnya diunggulkan untuk mewakili Fidesz sebagai kandidat untuk duduk di kursi Parlemen Eropa pada pemilu musim panas tahun ini. Namun, dalam sebuah pesan di Facebook hari Sabtu, dia mengaku akan bertanggung jawab dalam masalah tersebut dan akan menarik diri dari jabatan publik.

Varga juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota parlemen Hungaria.

Novak merupakan orang termuda dan wanita pertama yang pernah ditunjuk sebagai presiden Hungaria.

Novak, sekutu politik Perdana Menteri Viktor Orbán, merupakan pengusung nilai-nilai tradisional keluarga dan kerap menyuarakan perlindungan anak.

Akibat masalah ini desakan mundur juga diarahkan kepada Orban, yang sebagai perdana menteri diyakini ikut menandatangai daftar nama terpidana yang memperoleh pengampunan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hungariaKatalin Novakpedofilia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas PM Belanda dan Istri Mati Barsamaan Secara Euthanasia di Usia 93
Tulisan selanjutnya Gegara Messi China Batalkan Laga Persahabatan Argentina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?