Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaPalestina Terkini

“Pahlawan Khan Younis”  Amira al-Assouli yang Tak Takut Mati

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Februari 2024 09:58 9:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2024 09:56
Bagikan
Pahlawan “Pahlawan Khan Younis” dr Amira al-Assouli yang tak takut mati menghadapi sniper Israel
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah  video menunjukkan dokter perempuan pemberani asal Gaza melawan maut untuk menyelamatkan pasien pria yang tertembak tentara panjajah ‘Israel’.

Video dokumentasi itu menunjukkan perempuan bernama Dr. Amira al-Assouli yang bekerja di Kompleks Medis Al-Nasser di Khan Yunis, tengah membungkuk dan berlari dari gerbang kompleks menuju area lain di rumah sakit, untuk menyelamatkan seorang pemuda yang tengah ditembak sniper dan ditinggalkan sendirian dalam keadaan berdarah.

BREAKING: HEROINE NURSE RUNS INTO GUNFIRE TO SAVE A WOUNDED GAZAN

Legend pic.twitter.com/X8G3dfaSTW

— Sulaiman Ahmed (@ShaykhSulaiman) February 10, 2024

Untuk diketahui, penembak jitu ‘Israel’ telah ditempatkan di sekitar Al-Nasser selama lebih dari 20 hari, menembaki semua orang, termasuk hewan yang bergerak, atau saat keluar dan masuk rumah sakit.

Dokter, pasien, kerabat, atau pengungsi yang terlantar pun ikut terjerumus ke dalam situasi sulit tersebut.  Tapi Dr. al-Assouli siap mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan orang lain.

Kala itu, Amira al-Assouli tanpa ragu melepas mantelnya, merunduk di bawah tembakan dan bergegas membantu seorang pria yang diduga terkena peluru di luar Rumah Sakit, yang telah dikepung secara brutal pasukan penjajah.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

“Ketakutan kami hilang dari hati kami ketika kami merasa ada seseorang yang membutuhkan pertolongan. Kami tidak memikirkan diri sendiri; tapi bagaimana berpikir menyelamatkan orang, “ ujarnya di media Gaza.

“Kami  kembali bekerja sebagai sukarelawan di Kompleks Nasser. Misi kami sejak lulus (kuliah) jelas, kapan pun seseorang membutuhkan bantuan, tugas kami bukanlah memikirkan diri sendiri tetapi memikirkan menyelamatkan nyawa orang lain, “tambah dia.

Merenungkan kejadian baru-baru ini, dia berkata;  “Beberapa waktu yang lalu, ada seorang pemuda menjadi syahid di bawah jendela rumah sakit. Saya pergi menemuinya… Sayang, saya menemukan dia sudah menjadi meninggal. Kami membawanya ke kamar mayat,” ujarnya.

Banyak warga dunia memuji keberaniannya setelah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan orang lain.

Amira al-Assouli  adalah seorang pengungsi. Rumahnya di Abasan Al-Jadeeda, sebelah timur Khan Yunis, hancur akibat pemboman yang dilakukan penjajah ‘Israel’.

Sejak itu, dia tinggal di rumah sakit, atau lebih tepatnya, bekerja sepanjang waktu, di rumah sakit karena telah kehilangan segalanya.

“Pasukan pendudukan menembaki gerbang, gedung, dan halaman Kompleks Medis Al-Nasser,” sebuah pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.

Amira al-Assouli yang juga dikenal sebagai dokter spesialis kebidanan dan ginekologi kinia dijuluki “Pahlawan Khan Younis”. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraelAmira al-AssouligazaHeadlineKhan YounispalestinaRS Al-Nassersniper Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung ‘Israel’, Meta akan Sensor Kata ‘Zionis’
Tulisan selanjutnya Pidato Gibran: 3 Bulan Lalu Saya Bukan Siapa-Siapa, Dikatakan Plonga-Plongo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?