Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2023 Iran Mengeksekusi 834 Orang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2024 15:51 3:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2024 15:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran pada tahun 2023 mengeksekusi sedikitnya 834 orang, yang tertinggi sejak 2015 ketika vonis hukuman mati melonjak di negeri itu.

Pelaksanaan hukuman mati tahun-tahun belakangan, yang dilakukan di tiang gantung, naik sekitar 43 persen dari tahun 2022.

Ini untuk kedua kalinya dalam kurun dua dekade angka eksekusi melampaui 800 dalam setahun, setelah sebelumnya 972 eksekusi dilakukan pada 2015, menurut laporan bersama yang dibuat oleh organisasi berbasis di Norwegia Iran Human Rights (IHR) dan organisasi berpusat di Paris Together Against the Death Penalty (ECPM).

Kedua kelompok peduli HAM itu menuding rezim Syiah Iran menggunakan hukuman mati dan eksekusi untuk menebarkan ketakutan di masyarakat sehingga mereka tidak berani menentang penguasa.

“Menimbulkan ketakutan di masyarakat merupakan satu-satunya cara rezim itu untuk mempertahankan kekuasaan, dan hukuman mati merupakan instrumen paling penting bagi mereka,” kata Direktur IHR Mahmood Amiry-Moghaddam dalam laporan tersebut, seperti dilansir RFI Selasa (5/3/2024).

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Menurut organisasi tersebut, Iran mengeksekusi sembilan pria dalam kasus-kasus berkaitan dengan serangan terhadap pasukan keamanan dalam aksi protes tahun 2022, dua dieksekusi pada tahun yang sama, enam pada 2023 dan sejauh ini satu pada 2024.

Namun, angka eksekusi juga didongkrak oleh terpidana mati dari kasus narkoba, yang naik menjadi 471 pada tahun 2023. Angka itu 18 kali lebih tinggi dari angka yang tercatat pada 2020, imbuh laporan tersebut.

Kebanyakan terpidana mati kasus narkoba yang dieksekusi itu merupakan orang Muslim (Sunni) Baloch, kelompok etnis minoritas yang kebanyakan tinggal bagian selatan Iran.

Sedikitnya 167 Muslim Baloch dieksekusi pada 2023 atau mencakup 20 persen dari total eksekusi tahun itu, meskipun etnis Baloch hanya mencakup sekitar 5 persen dari populasi Iran.

Direktur ECPM Raphael Chenuil-Hazan mengatakan bahwa “kurangnya reaksi” United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) terhadap tingginya eksekusi mati di Iran telah mengirimkan sinyal yang keliru terhadap penguasa di negeri itu.

Kebanyakan eksekusi di tiang gantung dilakukan di lingkungan penjara, tetapi laporan itu menyebutkan bahwa pada 2023 eksekusi di tiang gantung yang dilakukan di muka publik mencapai tujuh atau naik tiga kali lipat dari 2022.

Sedikitnya 22 wanita dieksekusi mati, angka tertinggi dalam kurun satu dekade terakhir. Lima belas di antaranya merupakan terdakwa kasus pembunuhan.

Kelompok-kelompok peduli HAM sejak lama memperingatkan bahwa wanita korban KDRT oleh pasangan atau keluarga yang membunuh pelaku kekerasan terhadapnya kerap dijatuhi hukuman mati.

Pada 2023, hanya 15 persen pelaksanaan eksekusi yang tercatat diumumkan ke publik oleh pemerintah dan media Iran. IHR mengkonfirmasi pelaksanaan eksekusi lainnya dari sumber-sumbernya sendiri.

Amiry-Moghaddam khawatir kurangnya reaksi marah internasional, terutama karena perhatian mereka tersedot ke Gaza, akan mendorong rezim Iran untuk melakukan lebih banyak eksekusi terpidana mati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:eksekusiiran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biodiesel Minyak Sawit Uni Eropa Menang Lawan Malaysia di WTO
Tulisan selanjutnya Ketahuan Bantu Wanita Dapat Proyek Pemerintah PM Peru Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?