Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Impor Senjata Negara Eropa Melonjak Kurun 2019-2023 AS dan Prancis Mendominasi Ekspor

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2024 13:07 1:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2024 13:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Negara-negara Eropa mengalami kenaikan impor senjata hampir dua kalinlipat antara tahun 2014-2018 dan 2019-2023, sebesar 94 persen pada periode pengamatan, menurut hasil studi oleh Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) seperti dilansir Euronews (11/3/2024).

Sebagian besar kenaikan impor senjata oleh negara-negara Eropa antara tahun 2019 dan 2023 adalah disebabkan pengiriman senjata ke Ukraina pada 2022 dan 2023, yang menerima 23 persen dari impor senjata Eropa pada 2019-2023.

Dua negara Eropa – Prancis dan Italia – pada periode yang sama mendongkrak ekspor senjata mereka, dengan pembeli berasal dari sesama negara Eropa, Asia dan Timur Tengah.

Importir senjata terbesar adalah Ukraina, yang mencakup 23 persen dari keseluruhan impor Eropa pada 2019-2023. Selanjutnya disusul oleh Inggris (11 persen dari impor senjata Eropa) dan Belanda (9,0 persen).

Mayoritas dari 55% senjata yang diimpor oleh negara-negara Eropa pada 2019-2023 berasal dari Amerika Serikat, yang ekspornya ke Eropa naik 35% dibandingkan periode 2014-2018.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Banyak faktor yang membuat negara Eropa anggota NATO memutuskan untuk mengimpor senjata dari AS, termasuk membina hubungan trans-Atlantik di samping isu-isu yang lebih berhubungan dengan teknis, militer dan biaya,” kata Direktur SIPRI Dan Smith dalam rilis pers. “Apabila hubungan trans-Atlantik berubah di tahun-tahun mendatang, kebijakan pengadaan senjata negara-negara Eropa kemungkinan juga berubah.”

Amerika Serikat dan Prancis saat ini mendominasi ekspor senjata global, dengan kenaikan 17% dinikmati Washington antara 2014-2018 dan 2019-2023 dan kenaikan 47% dinikmati Paris pada periode yang sama.

Amerika Serikat saja mencakup 42% total ekspor senjata global, mengirimkan alat perang buatannya ke 107 negara antara tahun 2019 dan 2023, lebih banyak dibandingkan eksportir besar senjata lainnya.

Sementara itu kenaikan ekspor senjata Prancis kebanyakan didorong oleh pengiriman pesawat tempur ke India, Qatar dan Mesir.

Untuk pertama kalinya Prsncis mengalahkan Rusia dalam senarai eksportir senjata terbesar dunia, menempati urutan kedua sementara Rusia di posisi ketiga.

Hal tersebut disebabkan sementara ekspor Prsncis naik, ekspor Rusia terpangkas setengahnya (-53%) pada periode yang sama. Rusia mengekspor senjata ke 31 negara pada 2019, tetapi menurun menjadi ke hanya 12 negara pada 2023.

Kebanyakan tujuan ekspor senjata Prancis (42%) adalah negara-negara di Asia dan Oseania, sementara 34% ke negara Timur Tengah.

Importir terbesar senjata buatan Prancis adalah India, dengan hampir 30% total ekspor Prancis. India merupakan importir terbesar senjata fi dunia antara 2019-2023, meskipun pemasok senjata utamanya masih tetap Rusia, yang mencakup 36% dari total impor senjata pemerintah Delhi.

Kurun tiga tahun terakhir, ekspor senjata Italia melonjak 86%, sementara Korea Selatan merangkak naik 12%.

China justru mengalami penurunan ekspor senjata 5,3%, Jerman dan Inggris 14%, Spanyol 2,2% dan Israel 25%.

Ada lima negara Eropa di  samping Rusia yang berada dalam senarai 10 eksportir senjata terbesar dunia, yaitu Prancis (ke-2), Jerman (ke-5), Italia (ke-6), Inggris (ke-7), Spanyol (ke-8). Belanda berada di posisi ke-12, Swedia (13), Polandia (14), Swiss (17), Ukraina (18), Norwegia (19), Belgia (22) dan Belarusia (23).

Pada periode 2019-2023 sebanyak 30% ekspor senjata dunia dibeli negara-negara di Timur Tengah, dengan pembeli terbanyak dari kawasan itu adalah Arab Saudi, Qatar dan Mesir.

Pemasok senjata terbesar ke Timur Tengah adalah Amerika Serikat (52%), diikuti oleh Prancis (12%), Italia (10%) dan Jerman (7,1%).

Importir terbesar senjata pada 2019-2023 adalah India, Arab Saudi dan Qatar, serta Ukraina yang menerima pasokan senjata dari lebih 30 negara pada 2022-2023.

Sementara itu Israel, yang sedang melakukan genosida di Gaza, mengimpor senjata dari Amerika Serikat sebanyak 69% dan dari Jerman sebanyak 30%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pers Prancis Dikecam karena Menghina Warga Gaza yang Berpuasa
Tulisan selanjutnya Seruan Boikot Perusahaan yang Dukung Genosida Palestina dari BDS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?