Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Wapres AS Mike Pence Tidak Mendukung Donald Trump

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2024 16:28 4:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2024 15:38
Bagikan
Mike Pence
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas wakil presiden Amerika Serikat Mike Pence mengatakan dia tidak akan mendukung Donald Trump dalam pemilihan presiden tahun 2024.

“Tentunya tidak mengejutkan bahwa saya tidak akan mendukung Donald Trump tahun ini,” kata Pence dalam wawancara dengan Fox News Channel hari Jumat (16/3/2024) seperti dilansir Associated Press, setelah tampak jelas pengusaha properti itu akan menjadi calon presiden AS dari Partai Republik.

Sementara banyak politisi Republik anggota Kongres yang mendukung Trump untuk kembali menduduki kursi presiden, sejumlah kecil secara lantang menentang pencalonannya.

Sikap itu menandai metamorfosis Pence yang selama ini dikenal sebagai salah satu pendukung setia Trump.

Simpati Pence habis setelah Trump menyeru kepada masyarakat pendukungnya untuk menyerbu gedung Capitol pada 6 Januari 2021 guna menghalangi Kongres AS dari mengesahkan hasil pemilu November 2020 yang dimenangkan oleh capres Demokrat Joe Biden.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Ketika penyerbuan terjadi, Pence sedang berada di gedung tersebut dan terpaksa menyelamatkan diri dengan bersembunyi di sebuah loading dock selama beberapa jam bersama pengawalnya, sementara kerumunan massa yang marah – yang sebagian membawa senjata beraneka macam – berteriak “Gantung Mike Pence!” di luar gedung.

Pence awalnya ikut kontentasi bakal calon presiden AS dari Partai Republik untuk pemilu 2024, tetapi mengundurkan diri sebelum pemungutan suara dimulai.

Untuk dapat berpartisipasi dalam kontestasi itu – yang dikenal sebagai Republican primary debates – Pence dan bakal calon lainnya diharuskan menandatangani surat perjanjian yang mengatakan bahwa dia akan mendukung siapa saja yang akhirnya terpilih sebagai kandidat presiden dari Partai Republik. Dalam perdebatan pertama di Milwaukee, Pence termasuk bakal calon yang mengangkat tangan ketika ditanya apakah mereka akan mendukung Trump meskipun jika bekas presiden AS itu menjadi terdakwa dalam satu dari empat dakwaan kriminal yang menjeratnya.

Namun, dalam pidato peluncuran kampanyenya Pence menegaskan, “Saya menyakini bahwa siapa saja yang menempatkan dirinya di atas Konstitusi tidak layak menjadi presiden Amerika Serikat dan siapa saja yang menyuruh orang lain untuk menempatkan diri mereka di atas Konstitusi tidak layak untuk menjadi presiden Amerika Serikat lagi.”

Dalam wawancara dengan Fox, Pence mengaku sangat bangga dengan apa yang telah dia dan Trump lakukan saat berkantor di Gedung Putih. Namun, seiring dengan berjalannya kampanye Pence melihat ada banyak perbedaan antara dia dan Trump dalam banyak isu, seperti tentang utang nasional, masalah perang Rusia di Ukraina, sikap tegas terhadap China termasuk penjualan saham TikTok di Amerika.

“… Donald Trump mengejar dan menyuarakan agenda yang berseberangan dengan agenda konservatif yang kami usung semala empat tahun masa pemerintahan dulu. Dan itu kenapa saya tidak bisa dengan secara sadar untuk memberikan dukungan kepada Donald Trump dalam kampanye kali ini,” kata Pence.

Bekas wakil presiden AS itu menolak mengatakan siapa tokoh yang dia dukung untuk menjadi presiden AS.

“Saya akan menyimpannya untuk diri saya sendiri… Namun saya tegaskan bahwa itu bukan Biden,” ujarnya.

“Saya tidak akan pernah memilih Joe Biden,” tegas Pence. “Saya seorang Republican.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpMike Pence
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Berharap Besar Ditemukan Anwar Ibrahim Heran MH370 Bisa Hilang
Tulisan selanjutnya Kisah ODGJ Berbagi Makanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?