Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Standar Hidup Orang Jerman Turun Gegara Invasi Rusia ke Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Maret 2024 18:01 6:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2024 17:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lonjakan harga energi yang disebabkan invasi Rusia ke Ukraina telah menyebabkan standar kehidupan masyarakat Jerman menurun sejak Perang Dunia Kedua dan pelemahan output ekonomi setara dengan krisis finansial 2008.

Kegagalan untuk melindungi industri Jerman dari lonjakan harga energi kemungkinan menjadikan era 2020-an sebagai “dekade yang hilang bagi Jerman” dab semakin menyuburkan popularitas partai rasis kanan-jauh Alternative für Deutschland (AfD), kata kedua penyusun ulasan yang dipublikasikan oleh Forum for a New Economy.

Isabella Weber, seorang associate professor bidang ekonomi di Universitas Massachusetts, mengatakan, “Di era konflik, krisis iklim dan geopolitik, kebangkitan AfD merupakan suatu peringatan. Ambruknya standar kehidupan yang dialami masyarakat Jerman saat ini belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia Kedua.”

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sementara ada banyak faktor di luar ekonomi yang mendorong kebangkitan AfD, tetapi tidak dapat dipungkiri penurunan standar kehidupan masyarakat Jerman kemungkinan beriringan dengan populasi kelompok-kelompok kanan-jauh, lansir The Guardian Senin (18/3/2024).

Weber duduk dalam sebuah komisi pakar tingkat tinggi yang ditugaskan oleh pemerintah Jerman untuk merancang mengerem harga energi bagi perusahaan dan rumah yangy pada 2022. Rekannya, Prof Tom Krebs, merupakan penasihat senior di Kementerian Keuangan era Olaf Scholz, yang sekarang menjabat kanselir Jerman.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Paparan mereka menunjukkan bagaimana negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa itu masih terseok-seok akibat lonjakan harga energi yang merupakan dampak serangan Rusia ke Ukraina sejak Februari 2022. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan perekonomian Jerman pada 2024 dan 2025 lebih rendah dibandingkan negara-negara ekonomi maju kecuali Argentina.

Ekonomi Jerman menurun 0,3% di tiga bulan terakhir 2023 dan diperkirakan akan berkontraksi lagi pada kuartal pertama 2024. Dua kuartal berturut-turut penurunan ekonomi suatu negara dianggap sebagai resesi teknis.

Menurut pengamatan Weber dan Krebs dua lonjakan dukungan terhadap AfD pada musim panas 2022 dan 2023 bertepatan dengan ketidakpastian pemerintah Jerman tentang bagaimana mengatasi dampak lonjakan harga energi terhadap standar kehidupan masyarakat.

Mereka menghitung bahwa gaji riil dibandingkan dengan perkiraan pra-krisis anjlok 4% dari April 2022 sampai Maret 2023, sementara output menurut 4,1%. Begitu kerusakan output akibat krisis Covid usai, output sebenaydi akhir 2023 sekitar 7% lebih rendah dibandingkan tren pra-krisis. Gaji riil 10% lebih rendah dibandingkan tren pra-krisis pada 2023.

Kedua pakar ekonomi itu menilai pengereman laju harga energi yang diberlakukan pemerintah koalisi pimpinan Kanselir Scholz pada akhir 2022 merupakan kebijakan yang tepat. Namun, penundaan pelaksanaannya, di saat harga gas meroket, membuat simpati masyarakat terhadap AfD menguat pada musim panas setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanrusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Madrasah Fikiran Hakikat Puasa dan ‘Madrasah’ Fikiran
Tulisan selanjutnya Geng Bersenjata Menjarah Permukiman Orang Kaya Mayat Tergeletak di Jalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Berita
30 September 2026 20:05
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Berita

Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

3 Oktober 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?