Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hujan Peluru Israel Tak Surutkan Niat Nelayan Gaza untuk Melaut

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Maret 2024 04:55 4:55 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Maret 2024 07:00
Bagikan
Nelayan Palestina Gaza mulai melaut 9 mil (14,5 km) selama ini hanya boleh 3 mil / (4,8 km), itupun dalam kepungan Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebelum genosida Zionis Israel di Gaza, Jalal Qaraan biasa melaut dengan kapal kecilnya ke tengah laut demi mencari ikan. Kini semua itu mustahil untuk dilakukan, bahkan menebar jala saja bisa mengundang kemarahan angkatan laut Israel.

Daftar isi
  • Mempertaruhkan nyawa
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Serangan udara dan bombardir Israel telah membuat sebagian besar wilayah padat penduduk di pesisir Gaza menjadi reruntuhan dan menewaskan lebih dari 32.000 warga Palestina.

Ada banyak bahaya di laut bagi nelayan seperti Qaraan, yang tetap harus menghidupi keluarganya.

“Ketika kami mencoba keluar, kami dikepung dengan tembakan, dibombardir dengan peluru, bom suara. Selalu ada risiko, melaut adalah sebuah risiko,” katanya sambil menepikan perahunya ke pantai setelah menangkap beberapa ekor ikan.

“Tidak ada hari yang berlalu tanpa mereka mendatangi kami. Semuanya penuh dengan ketakutan dan teror, tetapi meskipun demikian, saya tetap melaut agar dapat memberikan kehidupan yang aman bagi anak-anak saya.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mempertaruhkan nyawa

Qaraan sangat bersemangat bekerja di laut selama bulan suci Ramadan, ketika keluarga biasanya menikmati makan besar bersama setelah berpuasa. Namun, momen seperti itu sulit didapat akhir-akhir ini.

Mahkamah Internasional (ICJ) mengatakan bahwa warga Palestina di Gaza menghadapi kondisi kehidupan yang semakin memburuk dan kelaparan serta kelaparan semakin meluas.

“Sedangkan untuk memancing, tidak ada jumlahnya. Hari ini di bulan Ramadan, saya berpuasa, mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan satu atau dua kilo ikan untuk dimakan atau dijual untuk membeli kebutuhan rumah tangga,” ujar Qaraan, sambil mempersiapkan jaring ikannya.

Warga Palestina lainnya di Gaza juga merasakan dampak dari krisis perikanan.

Saat ia bersiap-siap untuk berbuka puasa, Umm al-Zein, salah satu dari ratusan ribu pengungsi di Gaza mengatakan bahwa anak-anaknya sangat ingin makan ikan.

“Palestina terkenal dengan ikan dan makanan lautnya yang lezat, namun karena perang, ikan tidak tersedia. Sayangnya, kami belum pernah makan ikan sejak 7 Oktober,” katanya.*

Baca juga: [Foto] Ini Hasil Nelayan Gaza Setelah Melaut 9 Mil

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:blokade Gazagenosida IsraelJalur Gazakelaparannelayanpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terduga Mata-Mata Israel ditangkap di Malaysia Punya 6 Senjata Api, Seorang Terduga Mata-Mata Ditangkap Polisi Malaysia
Tulisan selanjutnya Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?