Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tokoh Muslim Menolak Hadir, Bukber Presiden AS Dibatalkan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 April 2024 23:25 11:25 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 April 2024 23:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Acara buka bersama atau biasa disebut bukber, yang setiap tahun dilaksanakan di Gedung Putih, dibatalkan setelah tokoh Muslim Amerika yang diundang menolak untuk datang sebagai protes terhadap dukungan Presiden Joe Biden terhadap genosida Israel di Gaza.

Daftar isi
  • Pilih Tokoh Muslim yang Tak Kritis
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sejumlah sumber anonim yang melaporkan kepada Al Jazeera mengungkapkan bahwa pembatalan acara yang digelar pada Selasa tersebut setelah komunitas Muslim meminta para pemimpin mereka untuk tidak hadir.

Edward Ahmed Mitchell, wakil direktur Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), juga mengatakan bahwa acara buka bersama dibatalkan karena banyak orang yang memilih untuk tidak hadir, termasuk para undangan yang pada awalnya setuju untuk hadir.

“Komunitas Muslim Amerika mengatakan sejak awal bahwa akan sangat tidak dapat diterima jika kita berbagi roti dengan Gedung Putih yang sama yang memungkinkan pemerintah Israel untuk membuat kelaparan dan membantai rakyat Palestina di Gaza,” kata Mitchell kepada Al Jazeera (04/03/2024).

Sebelumnya pada Senin, NPR dan CNN melaporkan Gedung Putih sedang mempersiapkan acara buka puasa bersama.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Namun beberapa jam kemudian, pada hari Selasa, Gedung Putih mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan jamuan makan malam hanya untuk staf pemerintah Muslim dan mengadakan pertemuan terpisah dengan beberapa tokoh komunitas Muslim Amerika.

Beberapa dekade terakhir, para Presiden AS setiap tahun mengadakan acara buka bersama dengan puluhan tokoh Muslim Amerika.

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengonfirmasi bahwa Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris akan bertemu dengan para “tokoh masyarakat” Muslim pada hari Selasa.

Ketika ditanya mengapa para “tokoh masyarakat” tersebut tidak akan menghadiri acara buka puasa bersama, Jean-Pierre mengatakan bahwa mereka meminta untuk bertemu dan bukannya jamuan makan.

Baca juga: Joe Biden Menjadi Presiden AS Paling pro-LGBT dalam Sejarah

Pilih Tokoh Muslim yang Tak Kritis

Menurut para aktivis, masalah utama dalam pembicaraan semacam itu adalah bahwa pemerintah telah memilih sendiri siapa yang akan diajak bertemu.

Seorang advokat Muslim yang dekat dengan pemerintahan memberikan daftar pemimpin Palestina Amerika yang tepat untuk diundang dalam pertemuan di Gedung Putih tahun lalu, tetapi pemerintah menolak orang-orang yang diusulkan, kata salah satu sumber kepada Al Jazeera.

Emgage, sebuah kelompok advokasi politik Muslim yang mendukung Biden pada tahun 2020, mengatakan bahwa mereka menerima undangan untuk pertemuan hari Selasa, tetapi menolak untuk hadir, dengan alasan dukungan tanpa syarat AS untuk Israel dan meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza.

“Pada saat yang penuh penderitaan dan kesedihan ini, kami telah meminta Gedung Putih untuk menunda pertemuan ini dan mengadakan pertemuan kebijakan yang tepat dengan perwakilan yang dipilih oleh masyarakat, bukan mereka yang dipilih oleh Gedung Putih,” kata CEO Emgage, Wa’el Alzayat, dalam sebuah pernyataan.

Hebah Kassem, seorang ahli strategi politik Amerika keturunan Palestina, menyuarakan keprihatinan tersebut.

“Pemerintah secara strategis memilih siapa yang harus berada di meja perundingan, dan mereka memilih orang-orang yang kemungkinan besar tidak akan kritis terhadap tindakan dan kebijakan mereka,” kata Kassem kepada Al Jazeera.

“Mengapa kita membiarkan mereka memilih siapa yang mewakili kita? Pertemuan-pertemuan ini tidak menghasilkan perubahan apa pun. Jika ada, Biden telah melipatgandakan dukungannya untuk Israel dan meningkatkan pasokan senjata ke Israel.”

Baca juga: Presiden Jokowi: Presiden Biden Tak Tanggapi Desakan Gencatan Senjata di Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBuka Bersama di Gedung Putihgenosida GazaHeadlineMuslim ASRamadhan 2024
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gempa Taiwan Ratusan Orang Terluka Memicu Longsor dan Peringatan Waspada di Jepang
Tulisan selanjutnya Kota Glasgow Kibarkan Bendera Palestina di Gedungnya Sebagai Bentuk Dukungan untuk Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’

Berita
1 Oktober 2026 20:50
“Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?