Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Kirim Senjata Iran yang Disitanya ke Ukraina

Dija
Terakhir diupdate: 10 April 2024 17:50 5:50 pm
Dija
Dipublikasikan 10 April 2024 17:50
Bagikan
sukarelawan ukraina
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat menyerahkan kepada Ukraina persenjataan kecil beserta amunisi milik Iran yang disitanya saat dalam perjalanan pengiriman ke kelompok pemberontak di Yaman, kata militer AS hari Selasa (9/4/2024).

“Pemerintah AS mengirim 5.000 pucuk senjata AK-47, senapan mesin, senapan sniper, RPG-7 dan lebih dari 500.000 amunisi 7.62mm kepada Angkatan Bersenjata Ukraina” pada hari Kamis pekan lalu, kata US Central Command (CENTCOM) lewat media sosial seperti dilansir BBC.

Senjata dan amunisi itu dirampas oleh pasukan AS antara Mei 2021 dan Februari 2023 dari empat “kapal tak bernegara” ketika dalam perjalanan pengiriman dari Garda Revolusi Iran ke pemberontak Houthi Yaman, kata CENTCOM.

“Pemerintah memperoleh kepemilikan persenjataan ini pada 1 Desember 2023 melalui klaim penyitaan sipil Departemen Kehakiman,” imbuhnya.

“Dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata mengancam keamanan internasional dan regional, pasukan kami, personel diplomatik,  warga kami di kawasan itu, serta mereka yang merupakan mitra-mitra kami. Kami akan terus melakukan apa yang kami bisa untuk untuk menyoroti dan menghentikan aktivitas destabilisasi yang dilakukan Iran,” katanya lagi.

Baca Juga

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Washington melakukan pengiriman senjata serupa ke Ukraina pada awal Oktober 2023, menyerahkan 1,1 juta amunisi kaliber 7.62mm yang dirampas pasukan Amerika dari kiriman asal Iran menuju Yaman.

Namun, pengiriman senjata artileri dan pertahanan udara yang sangat penting bagi Ukraina dijegal oleh para politisi Partai Republik di Kongres AS yang enggan menyetujui paket dukungan militer senilai $60 miliar sejak tahun lalu. Oleh karena itu Ukraina harus menghemat amunisi sampai ada pengiriman lagi dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Pada 12 Maret, Amerika Serikat mengumumkan paket bantuan senilai $300 juta untuk Kyiv – yang pertama sejak Desember 2023 – yang antara lain berisi senjata anti-pesawat dan anti-tank serta amunisi untuk artileri.

Paket itu didanai dengan uang yang dihemat Pentagon dari pembelanjaan lain, sehingga memungkinkan Gedung Putih memberikan bantuan militer ke Ukraina meskipun Kongres menolak.

Sejak awal invasi Rusia ke Ukraina, Washington merupakan donatur militer terbesar bagi Kyiv, jauh melampaui belasan sekutunya yang juga memberikan bantuan persenjataan ke Ukraina.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiranUkrainayaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Pengentasan Kemiskinan Nigeria Korupsi
Tulisan selanjutnya Tren Kebaya Lebaran 2024 Warga Malaysia Beli Murah di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?