Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puluhan Tahun Terjadi Parlemen Prancis Baru Akan Investigasi Pencabulan di Industri Perfilman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Mei 2024 13:47 1:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Mei 2024 13:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Parlemen Prancis, hari Kamis (2/5/2024), menyetujui pembentukan sebuah komisi guna menyelidiki kasus-kasus seksual di lingkungan industri perfilman, fenomena yang sudah terjadi puluhan tahun tetapi baru ditanggapi secara serius belakangan ini saja.

Assemblée Nationale, majelis rendah parlemen Prancis, secara bulat menyetujui pembentukan komisi itu yang diminta oleh aktris Judith Godreche dalam pidatonya di majelis tinggi, Sénat, pada bulan Februari, lansir RFI.

Dugaan dan tuduhan pencabulan di lingkungan industri perfilman Prancis – seperti halnya di Hollywood – sebenarnya sudah sejak lama terjadi, tetapi baru mendapatkan perhatian serius setelah muncul gerakan #MeToo.

Aktris dan sutradara berusia 52 tahun itu menjadi tokoh kunci dalam gerakan MeToo di Prancis sejak mengungkapkan bahwa dirinya pernah dicabuli oleh sutradara senior ternama Benoit Jacquot dan Jacques Doillon saat masih berusia belasan tahun. Kedua sutradara kawakan itu membantah tuduhan yang disampaikan Godreche.

Semua 52 wakil rakyat yang hadir dalam rapat memberikan suara dukungan untuk pembentukan komisi tersebut. Godreche hadir di kursi publik dan menyaksikan keputusan itu dibuat di oleh AN.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Sudah waktunya berhenti menggelar karpet merah bagi para pelaku pencabulan,” kata Francesca Pasquini anggota AN dari Partai Hijau.

Komisi baru itu nantinya akan bekerja melihat kondisi anak di bawah umur yang ambil bagian dalam proses produksi di bidang sinema, televisi, teater, fesyen dan periklanan, serta orang-orang dewasa yang bekerja dengan mereka.

Keputusan parlemen itu dibuat sehari setelah aktris Isild Le Besco, 41, dalam buku otobiografinya mengatakan bahwa dia juga pernah diperkosa oleh Jacquot semasa dirinya berpacaran dengan pria yang berusia jauh di atasnya itu. Le Besco mulai menjalin hubungan asmara dengan Jacquot ketika dirinya masih berusia 16 tahun. Dia sampai sekarang belum berani melayangkan gugatan hukum.

Sebaliknya, Godreche, sudah mengajukan gugatan hukum terhadap Jacquot. Godreche mulai berpacaran dengan lelaki yang berusia 25 lebih tua darinya itu sejak berumur 14 tahun.

Godreche juga menuding Doillon mencabulinya ketika dia berusia 15 tahun dan berperan di dalam sebuah film garapan sutradara senior itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filmpencabulanPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tinggalkan Hindu, Sutradara Ternama Pakistan Parmesh Adiwal Memeluk Islam
Tulisan selanjutnya Gaya Hidup Dongkrak Pelaku Judi Online di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?