Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

ICC Kecam Ancaman dan Intimidasi terhadap Penerbitan Surat Tangkap Pejabat Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Mei 2024 00:30 12:30 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Mei 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Jaksa penuntut utama Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengutuk ancaman dan intimidasi jika pengadilan tersebut mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pejabat tinggi Israel.

“Pengadilan ini berusaha untuk terlibat secara konstruktif dengan semua pemangku kepentingan setiap kali dialog itu konsisten dengan mandatnya di bawah Statuta Roma untuk bertindak secara independen dan tidak memihak,” kata Jaksa Penuntut ICC, Karim Khan pada 3 Mei.

“Namun, independensi dan ketidakberpihakan tersebut dirusak, ketika individu-individu mengancam untuk melakukan pembalasan… jika kantor tersebut, dalam memenuhi mandatnya, membuat keputusan mengenai investigasi atau kasus-kasus yang termasuk dalam yurisdiksinya,” tambahnya. Khan, seorang warga negara Inggris, menuntut agar “semua upaya untuk menghalangi, mengintimidasi, atau secara tidak patut mempengaruhi para pejabatnya segera dihentikan.”

Pernyataan tersebut muncul setelah Axios melaporkan pada hari Jumat bahwa sekelompok senator Partai Republik dan Demokrat AS mengadakan pertemuan virtual dengan para pejabat senior di ICC untuk menyampaikan keprihatinan mereka tentang kemungkinan dikeluarkannya surat perintah penangkapan bagi para pemimpin Israel atas dugaan kejahatan perang di Gaza.

Laporan Axios didasarkan pada informasi dari tiga sumber yang mengikuti pertemuan tersebut atau mendapat penjelasan tentang hal itu. Sumber-sumber tersebut tidak mengungkapkan identitas para senator atau pejabat ICC.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Ketika diminta untuk mengomentari pertemuan tersebut, ICC mengatakan, “Kerahasiaan adalah aspek penting dari pekerjaan Jaksa Penuntut. Oleh karena itu, kami tidak membahas secara terbuka hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan dan keterlibatan kantor.”

Laporan yang muncul dalam beberapa minggu terakhir di media Israel mengklaim bahwa ICC sedang mempersiapkan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk para pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dan Kepala Staf Angkatan Darat Herzi Halevi.

Mengetahui itu, para pejabat Zionis Israel mengancam akan mengambil langkah-langkah yang akan menyebabkan runtuhnya Otoritas Palestina (OP) jika surat perintah tersebut dikeluarkan. Pengelola wilayah yang diduduki Israel itu telah mendorong ICC untuk melanjutkan penyelidikan.

Anggota parlemen dari Partai Republik mengancam akan meloloskan undang-undang yang menentang ICC jika mereka terus melanjutkan surat perintah penangkapan.

ICC, yang bermarkas di Den Haag, Belanda, membuka penyelidikan pada tahun 2021 atas kemungkinan kejahatan perang oleh Israel dan Hamas yang berasal dari serangan Israel ke Gaza pada tahun 2014, yang dikenal sebagai Operation Protective Edge. Penyelidikan tersebut sedang berlangsung dan akan mencakup peristiwa-peristiwa sejak dimulainya perang saat ini pada 7 Oktober.

Menurut surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Netanyahu khawatir dengan kemungkinan adanya surat perintah penangkapan, yang dapat menyebabkan penahanan terhadap dirinya dan pejabat lain jika bepergian ke luar negeri. Sebagai tanggapan, Netanyahu mendorong untuk membuka penyeberangan Erez antara Gaza utara dan Israel untuk memungkinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza, surat kabar itu mengklaim.

Sebelumnya, Netanyahu telah mendukung seruan Menteri Pertahanan Gallant untuk melakukan “pengepungan total” terhadap Gaza yang akan memblokir makanan, air, dan listrik ke Gaza.

Pengepungan total itu disebut dalam tuduhan yang dilontarkan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ) yang menuduh Israel melakukan genosida. Kelompok-kelompok bantuan menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai senjata perang di Gaza.

Sejak 7 Oktober, Israel telah membunuh lebih dari 14.000 anak-anak Palestina dan membombardir sebagian besar wilayah Gaza melalui pengeboman tanpa henti.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin Netanyahugenosida IsraelICCisraelMahkamah Pidana Internasional
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petugas Pemungut Sampah Paris Ancam Mogok Kerja Saat Olimpiade
Tulisan selanjutnya Anti-Muslim, Isu Utama Kampanye Modi di Pemilu India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?