Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gegara Warisan Masjid di Nigeria Dibakar Jamaah Shalat Dikunci di Dalam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2024 21:54 9:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2024 21:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sedikitnya 11 jamaah shalat meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka setelah seorang pria mengunci pintu dan membakar sebuah masjid di negara bagian Kano, Nigeria.

Polisi mengatakan, seorang pria menyiramkan bensin ke bangunan masjid dan mengunci pintu-pintunya sebelum menyulut api,  memerangkap sekitar 40 jamaah shalat.

Aksi pembakaran dipicu oleh pertikaian keluarga berkaitan dengan harta warisan.

Polisi mengatakan sudah menangkap tersangka seorang pria berusia 38 tahun.

Insiden terjadi ketika warga melakukan shalat Subuh berjamaah hari Rabu (15/5/2024) di daerah Gezawa negara bagian Kano, Nigeria.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Warga mengatakan api menyelimuti bangunan masjid sementara jamaah berteriak minta tolong dan berupaya membuka pintu-pintu yang terkunci.

Setelah mendengar suara ledakan, masyarakat berusaha menolong mereka yang terjebak di dalam, lapor media setempat seperti dilansir BBC Kamis (16/5/2024).

Tim penyelamat termasuk pakar penjinak bom dari kota Kano dikerahkan ke lokasi, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Polisi kemudian mengkonfirmasi bahwa tidak ada bom yang dipergunakan dalam serangan itu.

Dinas pemadam kebakaran di Kano mengatakan pihaknya tidak segera dipanggil ketika api mulai berkobar, seraya menambahkan bahwa mereka kemungkinan dapat memadamkan api lebih cepat apabila warga segera melapor.

Juru bicara damkar wilayah Kano Saminu Yusuf mengatakan kepada BBC bahwa petugasnya baru diberitahu setelah api dipadamkan oleh warga setempat.

“Dalam situasi seperti itu, warga seharusnya memanggil kami, tetapi kami tidak menerima panggilan apapun dari lokasi sampai keadaannya kembali normal,” kata Yusuf.

Polisi mengatakan tersangka mengakui bahwa perbuatannya dipicu oleh sengketa harta warisan. Dia mengaku bermaksud melukai sejumlah anggota keluarganya yang berada di dalam masjid.

“Apa yang terjadi tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme, melainkan berakar dari pembagian harta warisan,” kata Umar Sandahe, kepala kepolisian setempat, kepada awak media di lokasi kejadian.

Laporan awal menyebutkan seorang jamaah meninggal dunia akibat aksi pembakaran itu. Namun, selang beberapa waktu kemudian jumlah korban nyawa bertambah ketika para korban dirawat di Murtala Muhammad Specialist Hospital di Kota Kano.

Puluhan korban lain, termasuk anak-anak, masih dirawat di rumah sakit itu, kata polisi.

Tokoh Muslim setempat Sheikh Dauda Sulaiman mengatakan pelaku harus membayar uang darah kepada keluarga korban yang meninggal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:masjidnigeria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bosnia Membuka Membali Masjid Era Utsmani Abad ke-16
Tulisan selanjutnya Inggris akan Larang Pendidikan Seks dan Identitas Gender untuk Anak di Bawah 9 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?