Hidayatullah.com– Sekitar 5.000 orang pecinta dan pembela hak binatang dari berbagai wilayah di Turki berkumpul di Istanbul guna memprotes rancangan undang-undang yang akan membolehkan suntik mati bagi anjing liar yang tidak diadopsi sebagai hewan peliharaan dalam 30 hari setelah ditangkap.
Unjuk rasa yang diikuti oleh sejumlah pesohor seperti penyanyi Ebru Polat, presenter Seren Serengil, aktris Begüm Kütük itu digelar di Yenikapı Event Center di distrik Fatih, lapor Hurriyet Daily News Senin (3/6/2024).
Unjuk rasa digelar selama empat jam, para peserta membawa berbagai macam spanduk dan tulisan berbunyi antara lain “Kamu tidak bisa merenggut nyawa yang bukan kamu beri” dan “Satu-satunya jalan adalah sterilisasi”, “Dobrak kandang, kebebasan bagi para hewan”.
Sejumlah politisi juga ikut hadir. Tampak di lokasi unjuk rasa Özgür Çelik (ketua partai CHP wilayah Provinsi Istanbul) dan Sera Kadıgil (anggota parlemen dari partai TİP).
Para anggota Istanbul Bar Association Animal Rights Center dan Association of Independent Veterinarians memenuhi lokasi untuk rasa.
Mereka kompak menyuarakan argumen bahwa penghilangan paksa nyawa hewan bukan solusi untuk masalah anjing liar. Mereka justru meminta penegakan UU hak hewan yang sudah ada, yang fokus pada sterilisasi, vaksinasi dan perawatan.
Protes serupa diadakan secara serentak di berbagai kota lain di Turki, menyatukan suara-suara yang menentang usulan suntik mati bagi anjing liar.*