Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Hadiri Pertemuan Pemimpin Dunia di Berlin Membahas Perdamaian Libya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Januari 2020 05:13 5:13 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Januari 2020 05:11
Bagikan
Erdogan dan Putin selama KTT Berlin membahas perdamaian di Libya (Hurriyet)
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Ahad (19/1/2020) telah tiba di Berlin untuk menghadiri konferensi internasional membahas perdamaian Libya.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menjadi tuan rumah bersama konferensi Berlin, yang akan mencari komitmen yang lebih kuat dari kekuatan dunia dan aktor-aktor regional untuk tidak campur tangan di Libya, untuk benar-benar mendukung gencatan senjata dan mematuhi PBB, kutip Yennisafak.

Presiden Turki disambut oleh Kepala Protokol Jerman Konrad Arz von Straussenburg, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Duta Besar Turki untuk Jerman Ali Kemal Aydin, dan Konsul Jenderal Turki di Berlin Olgun Yucekok di Bandara Tegel.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, Hakan Fidan, kepala Organisasi Intelijen Turki, dan utusan khusus Turki untuk Libya Emrullah Isler menemani Erdogan dalam perjalanannya ke Berlin.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin, pemimpin Prancis Emmanuel Macron, PM Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengonfirmasi kehadiran mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Jerman juga mengumumkan bahwa Perdana Menteri Libya Fayez al-Sarraj dan komandan yang berbasis di timur, Khalifa Haftar, menerima undangan untuk konferensi tersebut.

Pejabat tinggi dari Mesir dan UEA –pendukung utama panglima perang Libya Haftar– juga akan mengambil bagian dalam konferensi tersebut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada rekannya dari Rusia Vladimir Putin bahwa konferensi bersama di Berlin mengatakan pertemuan itu harus memastikan gencatan senjata dan dialog politik untuk perdamaian Libya.

“Harus dipastikan bahwa gencatan senjata dan kembali pada proses politik yang disepakati di KTT Berlin agar Libya mencapai perdamaian dan ketenangan,” kata Erdogan di Berlin selama pertemuan dengan Putin.

Erdogan –yang menjadi perantara gencatan senjata sementara akhir pekan lalu bersama dengan rekan Rusia Putin– mendesak masyarakat internasional pada hari Sabtu untuk memikul lebih banyak tanggung jawab untuk mengakhiri kekerasan di negara itu.

“Dunia belum melakukan cukup untuk mendukung aktor pro-diplomasi dan pro-dialog di Libya,” kata Erdogan dalam opini yang ditulisnya untuk media Politico.

Pemerintah Libya yang diakui secara internasional di Tripoli telah diserang oleh panglima perang Khalifa Haftar sejak April tahun lalu, dan berjuang selama sembilan bulan terakhir dan menewaskan lebih dari 1.000 orang.

“Turki sepenuhnya mendukung pemerintah Libya yang didukung PBB, yang sah,” kata Erdogan menjelang konferensi, dan mengkritik Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) atas dukungan mereka untuk pasukan Haftar, yang, katanya, “berusaha untuk membawa kudeta di negara ini. ”

Erdogan juga mengatakan: “Sikap agresif [Jenderal Khalifa] Haftar harus berakhir untuk mengimplementasikan fase proses dan solusi politik [di Libya]. ”

“Upaya bersama di Libya memberikan ketenangan relatif di lapangan tetapi inisiatif kami akan menuai hasil dengan konferensi Berlin,” katanya, berharap pertemuan puncak.

Para pemimpin dan pejabat tinggi pemerintah, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, berkumpul di Jerman pada hari Minggu dalam upaya untuk menggencarkan gencatan senjata yang langgeng di Libya dan mengaspal jalan untuk solusi politik.

Jerman mengundang para pemimpin dari sekitar selusin negara, termasuk anggota Dewan Keamanan PBB, kekuatan regional dan beberapa negara tetangga untuk konferensi tersebut.

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune, dan Presiden Republik Kongo Denis Sassou Nguesso, yang mengetuai Komite Tingkat Tinggi Uni Afrika untuk Libya, juga diundang.

Bulan April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari pemerintah yang diakui secara internasional. Tanggal  12 Desember ia telah memerintahkan gerilyawan untuk melancarkan “pertempuran yang menentukan” untuk merebut kota tersebut.

Menurut PBB, tidak kurang 280 warga sipil dan 2.000 pejuang telah tewas sejak awal serangan Haftar di Tripoli.

Ankara bergabung dengan Italia dan Qatar dalam mendukung pemerintahan sah Perdana Menteri Fayez al-Sarraj di Tripoli. Sementara itu, kekuatan saingan yang berbasis di timur didukung oleh Prancis, Rusia, Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), bersama dengan negara-negara utama Arab lainnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BerlinKhalifa HaftarLibyapemimpin duniaPerdana Menteri Libya Fayez al-SarrajRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Milisi Syiah Hizbullah yang Terlibat di Suriah?
Tulisan selanjutnya Seorang Demontran Tewas, Aksi Protes Kembali Meningkat di Baghdad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?