Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tokyo Bikin Aplikasi Kencan untuk Mendorong Warganya Menikah dan Punya Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2024 16:57 4:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2024 16:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seiring dengan terus menurunnya angka kelahiran di Jepang, terutama di ibu kota, Tokyo, pemerintah setempat mengambil inisiatif untuk membuat sebuah aplikasi kencan yang diharapkan akan mempermudah warganya mencari pasangan kemudian menikah dan memiliki anak.

Pemerintah Tokyo mengembangkan aplikasi kemcan yang diberi nama “Tokyo Futari Story”. Futari dalam bahasa Jepang artinya pasangan.

Aplikasi yang diharapkan dapat dirilis tahun ini tersebut bisa diakses lewat ponsel atau web, kata seorang pejabat kota Tokyo hari Kamis (6/6/2024) seperti dilansir Euronews.

Sebuah website juga akan dibuat untuk memberikan layanan konsultasi dan informasi umum tentang orang yang sedang mencari pasangan.

Bagaimana rincian tentang proyek itu masih belum diputuskan. Pihak pemerintah kota menolak permintaan komentar yang diajukan oleh media Jepang perihal aplikasi tersebut, apakah penggunaannya perlu memasukkan data untuk mengkonfirmasi identitasnya seperti nomor SIM atau laporan pajak.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Angka pernikahan terus menurun di Jepang dan konsekuensinya angka kelahiran juga menurun, begitu menurut laporan Kementerian Kesehatan yang dirilis pada hari Rabu.

Tahun lalu tercatat 474.717 pernikahan, berkurang dari tahun 2022 yang tercatat mencapai 504.930. Sementara angka kelahiran tercatat 727.277 atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 770.759.

Para era 1970-an yang disebut  “baby boom”, Jepang mencatat kelahiran lebih dari 2 juta dalam setahun.

Namun, di masa sekarang orang dewasa di Jepang semakin sedikit yang tertarik dengan “model pernikahan konvensional” atau memiliki anak.

Tren pekerja Jepang yang cenderung banyak lembur dan jarang bertemu dan bersosialisasi dengan orang di luar lingkungan pekerjaan, diyakini membuat banyak orang Jepang tidak menikah. Ditambah lagi sebagian mereka mengatakan memiliki dan membesarkan anak biayanya sangat mahal.

Berbagai cara sudah dilakukan pihak pemerintah Tokyo untuk mendongkrak angka pernikahan. Mereka bahkan mensponsori acara-acara di mana para bujangan bisa bertemu dan saling berkenalan, sementara pasangan bisa mendapatkan konsultasi seputar pernikahan. Kisah bagaimana sepasang kekasih bertemu dan menikah bahkan ditampung untuk kemudian diangkat menjadi cerita dalam komik manga atau lagu.

Dinlevel nasional, pemerintah Jepang menjanjikan insentif uang dan sejumlah fasilitas atau kemudahan bagi keluarga yang memiliki anak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangTokyo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Udara Amerika-Inggris Gempur Houthi di Sanaa dan Hodeidah
Tulisan selanjutnya Survei: Mayoritas Generasi Muda Inggris Meyakini Israel Tidak Boleh Ada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?