Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kasus Kabar Bohong Brigitte Macron Transgender Mulai Disidangkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2024 20:42 8:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2024 20:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Persidangan terbuka dengan terdakwa dua wanita yang menyebarkan kabar bohong (fake news) bahwa Brigitte Macron adalah seorang transgender dimulai.

Pada 2022, istri Presiden Prancis Emmanuel Macron itu mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap dua wanita yang mengunggah video di sebuah kanal YouTube pada Desember 2021 di mana Brigitte diklaim dulunya adalah seorang pria bernama “Jean-Michel”.

Klaim itu viral hanya beberapa pekan sebelum pemilihan presiden tahun 2022.

Amandine Roy, yang mengaku dirinya seorang medium spiritual, hadir di pengadilan Paris pada hari Rabu untuk menjawab pertanyaan tentang wawancara yang dia lakukan dengan Natacha Rey, seorang jurnalis independen yang tidak hadir pada persidangan dengan alasan sakit, lansir RFI Sabtu (22/6/2024) 

Roy mewawancarai Rey selama empat jam di saluran YouTube-nya di mana jurnalis tersebut berbicara tentang “kebohongan negara” dan “penipuan” yang diklaim telah berhasil dibongkarnya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Menurut Roy, jurnalis independen itu “ingin sekali membagikan hasil kerjanya”, sementara dirinya sekedar menuruti permintaan Roy”.

Perihal kredibilitas kabar yang disampaikan, Roy bersikukuh mengatakan bahwa Rey “menghabiskan tiga tahun untuk penelitian, bukan sekedar pemikiran yang keluar dari kepalanya”.

“Yang menjadi penyesalan saya adalah [kabar] ini tidak ditelusuri oleh media arus utama,” kata Roy, yang mengaku “tidak dapat menyembunyikan” kabar “seserius” itu.

Pesan yang viral di media sosial mengklaim bahwa ibu negara, bernama asli Brigitte Trogneux, tidak pernah ada dan bahwa saudara laki-lakinya Jean-Michel telah mengubah jenis kelamin dan mengambil identitas tersebut.

Tidak hanya itu, kabar liar di media sosial mengatakan ada kasus pencabulan anak terkait Brigitte Macron.

“Prasangkanya sangat besar, meledak di mana-mana,” kata pengacara Brigitte Macron, Jean Ennochi.

Dia meminta kompensasi masing-masing €10.000 untuk Brigitte Macron dan saudara lelakinya.

Keputusan kasus ini dijadwalkan akan dikeluarkan pada 12 September.

Baik Presiden Macron, 46, maupun istrinya yang kini berusia 71 tahun tidak menghadirkan persidangan. Brigitte dulunya adalah guru Emmanuel Macron saat duduk di sekolah menengah atas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigitte MacronPrancistransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istri Tidak Mau Tinggal Bersama Orang Tua Suami, Bagaimana Menyikapinya?
Tulisan selanjutnya Mulai Pulang, Jamaah Haji Dapat Oleh-Oleh Al-Quran dari Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?