Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pendeta Prancis Terpidana Pedofilia Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2024 19:05 7:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2024 19:05
Bagikan
Pendeta Bernard Preynat dan Kardinal Philippe Barbarin.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bernard Preynat, pendeta Prancis terpidana pedofilia yang didepak dari kependetaan, hari Ahad (23/6/2024) ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di dekat Lyon.

Preynat divonis bersalah pada 2020 dalam kasus pencabulan anak di bawah umur dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Dilansir AFP Senin (24/06/2024), Preynat dikeluarkan dari penjara beberapa pekan lalu dan ditempatkan dalam tahanan rumah dengan alat pemantau elektronik terpasang di  pergelangan kakinya dengan alasan kesehatan. Preynat, 79, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Saint-Étienne.

Pihak kejaksaan sudah memulai penyelidikan terhadap kematiannya, meskipun apabila tidak ada hal yang mencurigakan ditemukan pada jasadnya, lapor stasiun televisi BFM. Laporannya akan disampaikan dalam beberapa hari oleh petugas forensik.

Preynat divonis bersalah dalam beberapa dakwaan serangan seksual terhadap anak berusia antara 7 dan 15 tahun pada 1971 sampai 1991. Tindakan bejatnya itu ditutup-tutupi oleh pihak hierarki gereja selama bertahun-tahun.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Dia baru dipecat oleh gereja pada tahun 2019, pada tahun yang sama ketika Kardinal Philippe Barbarin dihukum karena tidak melaporkan kejahatan seksual yang dilakukan Preynat, yang ketahuinya.

Barbarin berhasil meloloskan diri dari hukuman di persidangan banding.

Di persidangan, Preynat mengakui serangan seksual terhadap anak-anak yang dilakukannya dan meminta maaf kepada 9 korban yang bersaksi di persidangan. Banyak korban Preynat lain tidak dapat diproses kasusnya disebabkan adanya statuta limitasi yang menyatakan kasus sudah kadaluarsa.

Oleh Pengadilan Gerejawi Lyon Preynat diperintahkan untuk membayar kompensasi kepada para korban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bernard PreynatkatolikpedofiliapendetaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sel Penjara di England dan Wales Segera Habis
Tulisan selanjutnya Saudara Perempuan Ismail Haniyah Usai Anak-anaknya, Ismail Haniyah Kehilangan Saudara Perempuan dalam Serangan ‘Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?