Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Tahan 21 Ribu Warga Palestina, Sampai Penjara Over Kapasitas

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Juli 2024 09:40 9:40 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Juli 2024 10:00
Bagikan
Tahanan Palestina di penjara zionis 'Israel'
Bagikan

Hidayatullah.com – Kepala dinas keamanan Shin Bet ‘Israel’ Ronen Bar memperingatkan para gembong Zionis yaitu Benjamin Netanyahu dan Itamar Ben Gvir bahwa penjara di seluruh Israel sedang mengalami “krisis kepenjaraan”. Ronen mengungkapkan hal itu karena mereka memenjarakan 21.000 orang Palestina.

Peringatan itu dikirim melalui surat kepada Netanyahu dan Ben Gvir pada minggu lalu. Isinya terungkap dalam sebuah laporan oleh situs berita berbahasa Ibrani, Ynet, pada tanggal 2 Juli.

Dalam surat tersebut, yang juga dikirimkan kepada komandan polisi Israel Kobi Yacovi dan Jaksa Agung Gali Baharav-Miara, Bar memperingatkan bahwa “krisis penahanan merupakan krisis strategis yang nyata,” menurut Ynet.

Situasi di penjara-penjara Israel adalah “bom waktu,” kata Bar. “Hal ini juga dapat membahayakan warga senior Israel di luar negeri dan menghadapkan mereka ke pengadilan internasional,” mengingat fakta bahwa kondisi dan perilaku terhadap warga Palestina di penjara-penjara ini “berbatasan dengan pelecehan.”

Bar mengkritik keras Ben Gvir, yang bertanggung jawab atas sistem penjara, dan menyerukan “pembatalan berbagai tindakan yang merugikan kondisi para tahanan.”

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Sejak pemerintahan Netanyahu mengambil alih kekuasaan pada November 2022, Ben Gvir secara signifikan memperketat tindakan brutal dan ketat terhadap para tahanan Palestina. Menteri keamanan nasional ‘Israel’ juga baru-baru ini menuntut eksekusi mati terhadap para tahanan Palestina.

Kepala Shin Bet selanjutnya mengatakan dalam suratnya bahwa saat ini – setelah beberapa bulan perang – jumlah tahanan saat ini mencapai 21.000 orang, meskipun kapasitas penjara hanya mampu menampung 14.500 orang.

Sebelumnya diasumsikan bahwa sekitar 9.000 hingga 10.000 orang Palestina ditahan di seluruh penjara ‘Israel’.

“Undang-undang darurat memungkinkan kepadatan penjara hampir tanpa batas. Krisis ini muncul meskipun ada peringatan yang telah dikirim ke Kementerian Keamanan Nasional untuk mempersiapkan hal ini sekitar setahun yang lalu,” kata Bar dalam suratnya.

Bar juga mengecam Ben Gvir atas pembatalan kunjungan Palang Merah ke penjara tersebut.

“Setelah serangan 7 Oktober, Israel menolak hak-hak para tahanan yang dapat diterima sebelum perang, termasuk hak-hak yang diwajibkan sesuai dengan hukum internasional [misalnya, kunjungan Palang Merah],” kata Bar.

Dia memperingatkan bahwa masalah penjara membuka peluang bagi orang-orang di dalam pemerintahan Israel untuk dituntut di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang berbasis di Den Haag, terutama dengan adanya permintaan dari ICC baru-baru ini untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan menteri pertahanannya atas kejahatan perang di Gaza.

“Masalah kondisi penjara diatur dengan baik dalam hukum internasional,” tegasnya.

Bar memperingatkan bahwa krisis penahanan ini secara signifikan merusak “kecepatan dan kualitas” kemampuan Israel untuk “melawan terorisme,” dan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pihak keamanan telah dipaksa untuk membatalkan penangkapan para tersangka atau “mereka yang dianggap menimbulkan bahaya yang jelas dan langsung terhadap keamanan.”

“Intinya, krisis penahanan ini menciptakan ancaman bagi keamanan nasional Israel.”

Direktur Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza utara, Dr Mohammed Abu Salmiya, dibebaskan dari penahanan ‘Israel’ pada tanggal 1 Juli, yang memicu kemarahan di kalangan pejabat ‘Israel’.

‘Israel’ menuduh Abu Salmiya terlibat dalam penahanan tawanan oleh Hamas di Rumah Sakit Al-Shifa – salah satu dari sekian banyak klaim mengenai fasilitas medis yang tidak dapat dibuktikan ‘Israel’.

Dia dibebaskan bersama puluhan tahanan Palestina lainnya. Setelah pembebasan tersebut, para pejabat ‘Israel’ saling menyalahkan satu sama lain karena mengizinkannya dibebaskan, dan Netanyahu mengatakan bahwa ia memerintahkan penyelidikan atas masalah ini.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuICCisraelItamar Ben Gvirpenjara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepolisian Saudi Selamatkan 3 Warganya yang Tersesat di Gurun
Tulisan selanjutnya Memperkosa Pria Jepang Kena Hukuman Cambuk dan Penjara 17 Tahun di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?