Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

400 Pengikutnya Mati Kelaparan untuk Bertemu Yesus Pastor di Kenya Mulai Disidang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2024 07:26 7:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2024 07:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemimpin sekte hari kiamat didakwa terorisme atas kematian lebih dari 400 pengikutnya yang dibiarkan mati kelaparan dengan tujuan “bertemu Yesus”.

Pastor Nthenge Mackenzie dihadirkan fi pengadilan di kota Mombasa bersama 94 terdakwa lainnya.

Awak media disuruh keluar tidak lama setelah hakim membuka persidangan guna menghadirkan seorang saksi yang dilindungi, lansir AFP Senin (8/7/2024).

Mackenzie, yang ditangkap bulan April tahun lalu, menghasut para pengikutnya untuk mati kelaparan demi “bertemu Yesus”.

Dia dan semua terdakwa lainnya menyatakan diri tidak bersalah dalam persidangan pembacaan dakwaan terorisme bulan Januari.

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mereka juga menghadapi dakwaan terpisah berupa pembunuhan, pembunuhan tidak disengaja, penculikan, penyiksaan terhadap anak dan perbuatan kejam.

Sejauh ini jasad lebih dari 440 orang telah ditemukan di hutan belantara terpencil di pedalaman kota pesisir Malindi, dalam kasus yang dijuluki sebagai “pembantaian hutan Shakahola.”

Hasil autopsi menunjukkan kelaparan sebagai penyebab utama kematian mereka, tetapi sebagian korban – termasuk anak-anak – menunjukkan tanda-tanda dijerat lehernya, dipukuli atau mati kehabisan napas.

Dokumen pengadilan sebelumnya juga menyebutkan bahwa organ tubuh sebagai korban diambil.

Mackenzie, seorang bekas sopir taksi, menyerahkan diri pada 14 April tahun lalu setelah polisi mendapat bocoran informasi bergerak memasuki hutan Shakahola, di mana ditemukan kuburan massal.

Pada bulan Maret, pihak berwenang mulai menyerahkan beberapa jasad korban kepada kerabatnya, setelah berbulan-bulan bekerja keras untuk mengidentifikasi mayat dengan menggunakan DNA.

Pertanyaan muncul bagaimana Mackenzie, seorang pendeta gadungan dengan sejarah ekstremisme, berhasil menghindari aparat hukum meskipun sosoknya terkenal dan sebelumnya juga pernah bermasalah dengan hukum.

Kenya National Commission on Human Rights – organisasi yang disokong negara – pada bulan Maret mengkritik aparat keamanan di Malindi karena dinilai telah melakukan kelalaian besar dan mengabaikan tugas.

Menteri Dalam Negeri Kithure Kindiki, tahun lalu menuduh pihak kepolisian Kenya lalai dalam menyelidiki laporan awal terkait kasus kelaparan pengikut Mackenzie.

Presiden Kenya William Ruto berjanji akan melakukan pembersihan terhadap gerakan-gerakan keagamaan yang bermunculan di dalam negeri guna mencegah kasus serupa terjadi lagi.

Kenya merupakan negara berpenduduk mayoritas Kristen. Di sana banyak bermunculan orang yang mengaku sebagai “utusan Tuhan” dan dapat membawa pengikutnya untuk dekat atau bahkan bertemu dengan Yesus. Tidak jarang sekte-sekte Kristen itu merupakan kedok dari tindakan kriminal sesungguhnya.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KenyapastorYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Langgar Prinsip Dasar HAM, Arab Saudi Desak Negara Barat Menghukum ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Setengah Juta Warga Saudi Ingin Donor Organ Setelah Meninggal Setengah Juta Warga Saudi Ingin Donor Organ Setelah Meninggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?