Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Beberapa Negara Berhenti Kirim Pasokan, ‘Israel’ Khawatir Kehabisan Amunisi Artileri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Juli 2024 02:03 2:03 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 Juli 2024 08:00
Bagikan
Senjata yang digunakan penjajah 'Israel' untuk membunuhi warga Gaza bantuan dari Amerika
Bagikan

Hidayatullah.com – Kementerian Pertahanan Zionis khawatir kekurangan amunisi setelah beberapa negara Barat secara informal menghentikan pasokan senjata dan bahan bakunya ke ‘Israel’,

Surat kabar bisnis Israel, Calcalist, pada Selasa (09/07) melaporkan bahwa para pemasok senjata dari beberapa negara Eropa telah berhenti merespons permintaan ‘Israel’.

Selain itu, sebuah negara asing besar selain AS yang sebelumnya berdagang dengan ‘Israel’ sejak 7 Oktober menolak untuk memasok Tel Aviv dengan bahan baku untuk memproduksi amunisi.

Calcalist mengutip sebuah laporan dari New York Times, yang menyatakan bahwa tentara ‘Israel’ menghadapi kekurangan peluru tank 120 mm. Para penembak tank yang ditempatkan di Gaza telah diperingatkan untuk menyimpan peluru-peluru tersebut jika dibutuhkan di bagian utara Israel, di mana kemungkinan perang skala penuh melawan Hizbullah di Libanon semakin meningkat.

Laporan Times menambahkan bahwa tentara juga menghadapi kekurangan suku cadang untuk tank, buldoser D9, pengangkut personel lapis baja, dan amunisi darat ringan lainnya.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Sebagai tanggapan, pihak keamanan berusaha untuk mengurangi ketergantungan ‘Israel’pada pasokan asing dengan mempromosikan produksi amunisi lokal meskipun dengan biaya yang lebih tinggi.

Namun, Calcalist mencatat bahwa “mereka yang percaya bahwa Israel akan mampu memproduksi semua amunisi yang dibutuhkannya kemungkinan besar akan tertipu.”

Bahkan dengan peningkatan besar-besaran dalam kapasitas produksi Israel, sebagian besar amunisi yang dibutuhkan ‘Israel’ masih harus berasal dari pemasok asing, demikian catatan surat kabar itu.

Menurut Calcalist, Amerika Serikat dengan ekonomi dan basis industrinya yang jauh lebih besar, tidak mampu memproduksi amunisi dan artileri yang cukup untuk digunakan sendiri dan digunakan oleh sekutunya, terutama Ukraina. Banyaknya jumlah peluru artileri yang digunakan oleh Rusia dan Ukraina dalam konflik mereka telah menyebabkan naiknya harga dan kelangkaan di seluruh dunia.

Selain itu, ‘Israel’ kekurangan bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi amunisi. Bahan-bahan ini harus diimpor dari luar negeri. Namun, banyak negara juga telah menghentikan ekspor bahan baku ini ke Israel sebagai tanggapan atas genosida yang dilakukannya terhadap warga Palestina di Gaza.

Penolakan semakin banyak negara Eropa untuk memasok amunisi, suku cadang, dan bahan mentah untuk terus membantai warga Palestina telah memaksa ‘Israel’ untuk lebih bergantung pada India – yang juga merupakan pembeli utama senjata ‘Israel’.

Pada saat yang sama, Calcalist melaporkan bahwa ‘Israel’ telah mulai mengimpor senjata dan bahan baku dari negara baru yang belum pernah memasok mereka sebelumnya.

Serbia juga tetap menjadi sekutu tetap, menyediakan jembatan udara pertahanan bagi ‘Israel’ sejak pecahnya perang.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amunisiboikotHeadlineisraelPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ilmuwan Politik Prancis Dituduh Mengadvokasi Terorisme karena Dukung Palestina
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Terkejut Hamas Mampu Gali Terowongan Bertingkat di Sepanjang Perbatasan Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?