Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Putranya Ganti Kelamin Jadi Perempuan, Elon Musk: Anakku sudah ‘Mati’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Juli 2024 23:59 11:59 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 Juli 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pernyataan Elon Musk mengenai anaknya baru-baru ini viral di sosial media. Elon menyatakan bahwa putra tertuanya, Xavier, telah “mati” setelah terjangkit “virus woke” dan melakukan operasi ganti kelamin.

Daftar isi
  • Woke atau Wokeness
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Elon Musk menambahkan bahwa dia “terkecoh” untuk membiarkan putranya bertransisi dari pria menjadi wanita dan menyalahkan semua kesalahan pada “pikiran kiri”.

“Pada dasarnya saya dikecoh untuk menandatangani dokumen untuk salah satu anak laki-laki saya yang lebih tua, Xavier. Ini terjadi sebelum saya benar-benar memahami apa yang sedang terjadi,” kata Elon dalam wawancara dengan Jordan Peterson yang disiarkan di Daily Wire pada Senin (22/07).

“Saya bersumpah untuk menghancurkan virus woke setelah itu… dan kami membuat beberapa kemajuan.”

Dia menambahkan, “Tidak dijelaskan kepada saya bahwa penghambat pubertas sebenarnya hanyalah obat sterilisasi.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Xavier yang kini dikenal sebagai Vivian Jenna Wilson pernah bertengkar dengan Elon Musk karena mereka memiliki pandangan politik yang berbeda. Selain itu, Elon Musk menyebutnya “komunis” karena berpikir bahwa “semua orang kaya itu jahat.”

Dalam wawancaranya dengan Jordan Peterson itu, Elon mengatakan bahwa dokter mengatakan kepadanya bahwa putranya, Xavier, mungkin akan bunuh diri jika dia tidak berubah. Namun, Peterson membantah dengan mengatakan bahwa depresilah yang menyebabkan bunuh diri dan bukan disforia gender.

Menurut Daily Mail, Vivian Jenna Wilson dilaporkan mengaku sebagai transgender pada usia 16 tahun kepada bibinya dan menyuruhnya untuk tidak memberi tahu sang ayah.

Elon Musk kemudian menambahkan pada tahun 2020 bahwa hubungannya dengan Vivian mungkin akan berubah. Di sisi lain, dia mengatakan bahwa dia memiliki hubungan yang baik dengan anak-anaknya yang lain, “Anda tidak bisa memenangkan semuanya.”

Dia juga menambahkan bahwa Vivian tidak lagi ingin menghabiskan waktu bersamanya.

Woke atau Wokeness

Woke adalah istilah yang berasal dari Amerika Serikat, dan merujuk pada kesadaran akan isu-isu terkait keadilan sosial dan keadilan rasial.

Istilah ini pertama kali muncul pada tahun 1940an dan sejak 2010 telah menjadi istilah gaul yang lebih umum terkait dengan keadilan sosial, politik sayap kiri, aktivisme keadilan sosial atau liberal seperti anti-rasisme, LGBT, feminisme dan lingkungan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Elon MuskJordan Petersonoperasi ganti kelamintransgenderWoke
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bebas dari Penjara, Pemuda Palestina Buru dan Bantai Sipir Israel yang Menyiksanya
Tulisan selanjutnya Pengadilan Korea Selatan Perintahkan Penangkapan Pendiri Kakao

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?