Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengadilan Korea Selatan Perintahkan Penangkapan Pendiri Kakao

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2024 06:59 6:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2024 06:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Masa depan Kakao, operator aplikasi pesan terkemuka Korea Selatan, tampak suram menyusul dikeluarkannya perintah oleh pengadilan untuk menangkap pendirinya, Kim Beom-su, dengan tuduhan mempermainkan harga saham perusahaannya.

Hari Selasa (23/7/2024) sekitar pukul 1:30 siang waktu setempat, Pengadilan Distrik Seoul Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan Kim. Dia saat ini sedang menghadapi sejumlah dakwaan pelanggan regulasi finansial terkait akuisisi Kakao atas saham di manajeman keartisan SM Entertainment tahun lalu.

Jaksa mencurigai Kim merupakan bagian dari skema tipu-tipu di mana para pemimpin perusahaan afiliasi Kakao memanipulasi harga saham SM Entertainment untuk mempengaruhi hasil pertarungan penawaran melawan HYBE, perusahaan induk BigHit yang mengelola grup K-pop BTS yang populer sejagat.

Kim senantiasa membantah terlibat dalam skema yang dituduhkan tersebut. Dalam pertemuan dengan par pemimpin perusahaan afiliasi Kakao pada 18 Juli, dia menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut “tidak benar”, dan menegaskan perlunya Kakao melakukan reformasi tata kelola perusahaan supaya memenuhi ekspektasi publik.

Kim merupakan pemegang saham Kakao terbesar 13,32 persen. Pemegang saham kedua terbesar dengan jumlah 10,43 persen adalah K Cube Holdings, perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki Kim. Dengan demikian total jumlah saham Kakao yang dikuasainya mencapai 23,75 persen.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Komisi Perdagangan Adil, Kakao merupakan konglomerat Korea Selatan terbesar ke-15 per bulai Mei dan terbesar kedua dalam hal jumlah anak perusahaan dan afiliasinya yang mencapai 128.

Penangkapan Kim mengancam status Kakao sebagai pemegang saham terbesar KakaoBank, lansir The Korea Times.

Peraturan di Korea Selatan menyatakan bahwa perusahaan non-finansial dapat mempertahankan status sebagai pemegang saham terbesar di sebuah bank online murni hanya jika mereka tidak memiliki catatan pidana kejahatan keuangan atau pernah dikenai denda selama kurun lima tahun terakhir.

Kakao saat ini memegang 27,17 persen saham KakaoBank. Jika Kakao kehilangan statusnya, maka kepemilikan sahamnya harus dipangkas menjadi 10 persen.

Sebelum ini Kakao sudah menghadapi sejumlah masalah.

Pada bulan Desember 2023, anak perusahaan fintech Kakao, Kakao Pay, gagal menyelesaikan akuisisi saham di Siebert, sebuah pialang di AS, tampaknya disebabkan tuduhan mempermainkan harga saham.

Pada bulan yang sama, upaya Kakao Mobility’s untuk menguasai saham FreeNow, platform taksi online terbesar di Eropa, juga gagal karena masalah serupa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kakaoKorea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putranya Ganti Kelamin Jadi Perempuan, Elon Musk: Anakku sudah ‘Mati’
Tulisan selanjutnya sholat jumat di masjid hagia sophia turki Sejak Kembali Jadi Masjid, Hagia Sophia Telah Dikunjungi 25 Juta Wisatawan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?