Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyelenggara Konser Gugat Band The 1975 yang Sengaja Langgar UU anti-LGBT Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2024 20:51 8:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2024 20:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Future Sound Asia, penyelenggara konser yang mendatangkan grup band The 1975 ke Malaysia tahun lalu, menuntut ganti rugi dari band asal Inggris itu, yang pertunjukan musiknya dibatalkan setelah vokalisnya Matty Healy melakukan sejumlah tindakan di atas panggung yang disengaja untuk melanggar UU anti-LGBT Malaysia.

Saat pertunjukan konser hari pertama band itu Juli tahun lalu, di atas panggung Healy mengoceh panjang disertai kata-kata kasar tidak senonoh yang menyerang UU anti-homoseksual Malaysia. Tidak hanya itu dia juga sengaja memeluk dan mencium bibir pria pemain bass band itu Ross MacDonald.

Perusahaan penyelenggara Good Vibes Festival menuntut kompensasi £1,9 juta ($2,4 juta) di Pengadilan Tinggi Inggris atas pelanggaran aturan pertunjukan yang dilakukan oleh The 1975.

Tindakan Homoseksual merupakan perbuatan pidana di Malaysia dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Festival itu melarang pengisi pertunjukan membicarakan tentang politik dan agama, mengutarakan kata-kata kotor dan makian, merokok atau menenggak minuman keras di atas panggung.

Di dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan, penyelenggara festival mengatakan The 1975 dan tim manajemennya mengetahui apa saja aturan yang harus dipatuhi selama pertunjukan berlangsung.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Future Sound Asia mengatakan band itu juga pernah tampil dalam festival yang sama pada tahun 2016, dan diberikan penjelasan di awal dan peringatan berulang kali sebelum pertunjukan pada bulan Juli tahun lalu tentang peraturan yang harus dipatuhi, lansir BBC Rabu (31/7/2024).

Didalam gugatan dikatakan bahwa band tersebut melakukan tindakan-tindakan yang disengaja dimaksudkan untuk melanggar aturan yang ada.

BBC mengatakan pihak band tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai komentar terkait gugatan tersebut.

Sehari setelah pertunjukan The 1975 yang tidak patut itu, festival langsung dibatalkan oleh Kementerian Komunikasi karena dinilai telah melanggar dan mengolok-olok aturan yang berlaku di Malaysia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MalaysiaThe 1975
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Resmi Hamas Tanggapi Pembunuhan Ismail Haniyah, Hamas: Itulah Jihad, Menang atau Syahid
Tulisan selanjutnya Lobster Makan Malam Raja Charles €450.000 Kantor Audit Prancis Periksa Anggaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?