Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kabinet Baru Iran Menunggu Persetujuan, Diplomat Ramah Barat Jadi Menlu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2024 06:48 6:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2024 06:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Iran Masoud Pezeshkian, hari Ahad (11/8/2024), mengajukan susunan kabinetnya ke parlemen, di dalamnya terdapat nama seorang wanita dan seorang diplomat yang dikenal ramah dengan Barat untuk menempati pos menteri luar negeri.

Juru bicara (ketua) parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf mengumumkan 19 nama anggota kabinet yang disodorkan presiden dalam rapat yang disiarkan stasiun televisi nasional, lansir Hurriyet Daily News.

Untuk posisi menteri luar negeri, Pezeshkian mencantumkan nama Abbas Araghchi, seorang diplomat karir berusia 61 tahun yang telah memimpin negosiasi nuklir Iran sejak 2013.

Dikenal dengan sikap terbukanya kepada Barat, dia memainkan peran penting dalam pencapaian kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dengan kekuatan-kekuatan dunia, yang tiga tahun kemudian dirusak oleh Amerika Serikat yang mengundurkan diri dari kesepakatan itu.

Pezeshkian juga menunjuk seorang wanita, Farzaneh Sadegh, untuk menjabat menteri urusan pembangunan perkotaan dan jalan. Apabila disetujui, maka wanita berusia 48 tahun itu akan menjadi wanita kedua Iran yang menjabat menteri sejak Revolisi 1979.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sebagai menteri dalam negeri, Pezeshkian menunjuk Jenderal Eskandar Momeni, seorang perwira tinggi kepolisian berusia 60 tihun dan bekas anggota Korps Garda Revolusi Iran.

Parlemen akan meninjau para calon menteri dan selanjutnya mengeluarkan keputusan berdasarkan pemungutan suara mulai 17 Agustus.

Di Iran, persetujuan siapa yang akan menjabat menteri dilakukan per individu, bukan sebagai satu kesatuan susunan kabinet.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kutuk Serangan ke Sekolah Gaza, Turki: ‘Israel’ Lakukan Kejahatan Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya Intelijen ‘Israel’ Meyakini Iran akan Lancarkan Serangan dalam Beberapa Hari ke Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?