Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Peneliti Holocaust Akui ‘Israel’ Melakukan Genosida di Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2024 17:10 5:10 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Agustus 2024 17:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Peneliti genosida Israel, Omer Bartov, menegaskan ‘Israel’ melakukan genosida di Jalur Gaza. Merevisi pernyataannya pada November tahun lalu bahwa ‘Israel’ sedang menuju ke arah genosida.

Bartov, seorang profesor di Brown University di Amerika Serikat dan seorang ilmuwan terkemuka tentang Holocaust, membuat tuduhan tersebut dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh The Guardian pada hari Selasa.

Artikel opini tersebut, yang merupakan hasil refleksinya setelah kunjungan dua minggu ke Israel pada bulan Juni.

Di sana Barov membuat perbandingan antara mentalitas tentara ‘Israel’ di Gaza dan tentara Jerman di Uni Soviet selama Perang Dunia Kedua.

Perbandingan tersebut muncul setelah kuliahnya di Universitas Ben-Gurion, Negev, yang diprotes oleh para resimen tentara ‘Israel’ yang pernah dikerahkan ke Gaza.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Ia mengatakan bahwa para tentara tersebut menginternalisasi retorika para pemimpin politik Israel yang merendahkan martabat warga Palestina di Jalur Gaza dan menganggap kehancuran yang ditimbulkan oleh mereka di Gaza sebagai tanggung jawab warga Palestina, dengan berargumen bahwa mentalitas yang sama juga dimiliki oleh para tentara Jerman.

Lebih lanjut ia mengamati bahwa sebagian besar masyarakat ‘Israel’ juga telah menginternalisasi retorika politik setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober, dengan banyak yang tidak memiliki empati terhadap Gaza dan mencari keamanan dengan cara apa pun.

Dalam sebuah opini di New York Times pada bulan November, Bartov memperingatkan bahwa meskipun bukan merupakan genosida, tindakan militer ‘Israel’ di Gaza dapat dengan mudah menjadi genosida dan mengeluarkan peringatan untuk menghentikan tindakan Israel agar tidak menjadi genosida.

Sejak saat itu ia merevisi pendapatnya, dengan menulis bahwa pada saat serangan Israel ke Rafah “tidak mungkin lagi menyangkal bahwa Israel terlibat dalam kejahatan perang yang sistematis, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan tindakan genosida”.

“Retorika yang dilontarkan oleh para pemimpin Israel sejak 7 Oktober lalu kini telah menjadi kenyataan,” tambahnya.

Serangan tak pandang bulu Zionis ‘Israel’ di Gaza telah membunuh 39.929 orang Palestina dan melukai 92.240 orang lainnya. Serangan itu membuat sebagian besar wilayah Gaza telah menjadi puing-puing dan menyebabkan bencana kemanusiaan dengan penyakit menular yang merajalela serta banyak yang menderita kekurangan gizi.*

Baca juga: Mengungsi di Sekolah, 100 Orang Syahid Dibom ‘Israel’ saat Shalat Subuh

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosidagenosida GazaHolocaustisraelPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PII Desak Presiden Copot Ketua BPIP atas Dugaaan Pelarangan Jilbab bagi PASKIBRAKA
Tulisan selanjutnya Demonstran Desak Pembebasan Para Wanita yang Ditangkap karena Mengkritik Presiden Tunisia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?